Namun, ada dugaan permainan ini dibawa oleh Belanda pada masa kolonial.
“Awalnya, tarik tambang dipakai untuk menarik benda berat seperti kayu atau batu. Dari kebiasaan tersebut kemudian berkembang menjadi permainan rakyat,” tulis Hisna.
Baca Juga: Bukan Cuma Indonesia, 6 Negara Ini Ternyata Juga Merdeka di Bulan Agustus
Lama-kelamaan, aktivitas yang awalnya melelahkan itu berubah menjadi permainan penuh tawa.
Kekompakan, strategi, dan solidaritas menjadi penentu kemenangan.
Kini, tarik tambang telah bertransformasi menjadi lomba wajib di perayaan HUT RI.
Dari desa hingga kota, masyarakat selalu menjadikannya simbol kebersamaan dan gotong royong.
Baca Juga: 7 Tahun di Sukamiskin, Setya Novanto Keluar Penjara Jelang HUT RI ke-80
Dengan perjalanan sejarah yang panjang, tarik tambang menjadi bukti bahwa tradisi dunia bisa berakar kuat di Indonesia.
Meski berasal dari luar negeri, permainan ini telah menyatu dengan identitas budaya bangsa. ***
Artikel Terkait
Presiden Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan Peringatan HUT Ke-78 Kemerdekaan RI
Momentum HUT RI, Pemerintah dan DPR Didesak Cabut Pasal-pasal Bermasalah UU ITE, Jamin Kemerdekaan Berekspresi
Tolak Keras! Komunitas Pers Bersatu Menentang RUU Penyiaran yang Membahayakan Kemerdekaan Pers, Begini Alasannya
Riam Bedawan Dalam Refleksi Kemerdekaan
Kenang Bantuan Rusia sejak Awal Kemerdekaan, Prabowo dan Putin Tegaskan Kemitraan Strategis RI–Rusia
Tampil Berani di Hari Kemerdekaan, Ini 3 Rekomendasi Lipstik Merah yang Wajib Dicoba