Banjir Bandang di Jawa Tengah: 23 Desa Terendam, 7 Desa Grobogan Terisolasi

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 21 Januari 2025 | 15:04 WIB
Potret banjir bandang yang melanda berbagai wilayah Provinsi Jawa Tengah (Jateng), pada Selasa, 21 Januari 2025. (X.com/@Jateng_Twit)
Potret banjir bandang yang melanda berbagai wilayah Provinsi Jawa Tengah (Jateng), pada Selasa, 21 Januari 2025. (X.com/@Jateng_Twit)

PONTIANAKGLOBE.COM, GROBONGAN -- Banjir bandang yang melanda Jawa Tengah pada 21 Januari 2025 mengakibatkan kerusakan parah di beberapa wilayah.

Tanggul jebol menyebabkan 23 desa di Kendal terendam, sementara Grobogan dan Batang juga terdampak serius dengan infrastruktur rusak dan gangguan transportasi.

Baca Juga: Kontroversi Elon Musk, Hormat ala Nazi di Pelantikan Donald Trump dan Dukungan untuk AfD

Publik tengah menyoroti bencana banjir bandang yang melanda berbagai kawasan di Jawa Tengah (Jateng) pada Selasa, 21 Januari 2025.

Banjir ini tidak hanya mengganggu aktivitas warga setempat, tetapi juga berdampak hingga pelosok desa di beberapa kabupaten dan kota di Jateng.

Salah satu wilayah yang terdampak parah adalah Kabupaten Grobogan, di mana 7 desa terendam banjir.

Selain itu, ruas jalan utama di Grobogan, seperti Jalan R. Suprapto, Untung Suropati, dan Hayam Wuruk, turut tergenang air.

Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Wahyu Tri Darmawanto, menjelaskan bahwa banjir bandang di wilayahnya disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan meluapnya tiga sungai utama, yakni Sungai Lusi, Serang, dan Tuntang.

"Sungai-sungai tersebut tidak mampu menampung debit air sehingga meluap dan menyebabkan banjir di Grobogan," ujar Wahyu di Purwodadi, Grobogan, Selasa, 21 Januari 2025.

Baca Juga: Livy Renata Sindir Deddy Corbuzier, Bahas Lagi Kontroversi Podcast dengan Catheez

Berikut ini tiga fakta terbaru terkait bencana banjir yang melanda Jateng:

1. Banjir di Grobogan Ganggu Perjalanan KA Semarang

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyebutkan bahwa banjir di Grobogan mengganggu perjalanan kereta api (KA) dari Semarang.

Genangan air setinggi 20 sentimeter (cm) menutup rel di petak jalur antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati.

"Jalur untuk sementara ditutup akibat genangan air yang mencapai 20 cm dan menutup rel," kata Wibowo.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X