PONTIANAKGLOBE.COM, GROBONGAN -- Banjir bandang yang melanda Jawa Tengah pada 21 Januari 2025 mengakibatkan kerusakan parah di beberapa wilayah.
Tanggul jebol menyebabkan 23 desa di Kendal terendam, sementara Grobogan dan Batang juga terdampak serius dengan infrastruktur rusak dan gangguan transportasi.
Baca Juga: Kontroversi Elon Musk, Hormat ala Nazi di Pelantikan Donald Trump dan Dukungan untuk AfD
Publik tengah menyoroti bencana banjir bandang yang melanda berbagai kawasan di Jawa Tengah (Jateng) pada Selasa, 21 Januari 2025.
Banjir ini tidak hanya mengganggu aktivitas warga setempat, tetapi juga berdampak hingga pelosok desa di beberapa kabupaten dan kota di Jateng.
Salah satu wilayah yang terdampak parah adalah Kabupaten Grobogan, di mana 7 desa terendam banjir.
Selain itu, ruas jalan utama di Grobogan, seperti Jalan R. Suprapto, Untung Suropati, dan Hayam Wuruk, turut tergenang air.
Kepala Pelaksana BPBD Grobogan, Wahyu Tri Darmawanto, menjelaskan bahwa banjir bandang di wilayahnya disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan meluapnya tiga sungai utama, yakni Sungai Lusi, Serang, dan Tuntang.
"Sungai-sungai tersebut tidak mampu menampung debit air sehingga meluap dan menyebabkan banjir di Grobogan," ujar Wahyu di Purwodadi, Grobogan, Selasa, 21 Januari 2025.
Baca Juga: Livy Renata Sindir Deddy Corbuzier, Bahas Lagi Kontroversi Podcast dengan Catheez
Berikut ini tiga fakta terbaru terkait bencana banjir yang melanda Jateng:
1. Banjir di Grobogan Ganggu Perjalanan KA Semarang
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyebutkan bahwa banjir di Grobogan mengganggu perjalanan kereta api (KA) dari Semarang.
Genangan air setinggi 20 sentimeter (cm) menutup rel di petak jalur antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati.
"Jalur untuk sementara ditutup akibat genangan air yang mencapai 20 cm dan menutup rel," kata Wibowo.
Artikel Terkait
65 Rumah Warga Terendam Banjir di Kelurahan Terusan Mempawah, Lurah Imbau Warga Waspada
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus Tinjau Banjir di Ambawang, Soroti Penyempitan Sungai dan Tawarkan Solusi. Begini Kata Tokoh Pemuda Herkulanus Agus
Potensi Hujan dan Banjir di Kalimantan Barat Menjelang Akhir Tahun 2024, Liburan Natal dan Tahun Baru Kamu Bisa Terganggu
Setelah Turun Salju Pertama Kali, Kini Arab Saudi Dilanda Banjir Bandang, Begini Kondisinya Terkini
Banjir Genangi Kabupaten Sambas, Ribuan Rumah Terendam, Tanpa Korban Jiwa