Pramono Anung sebelumnya memaparkan ide sarapan gratis saat masa kampanye pada Oktober 2024.
Baca Juga: Rano Karno Pimpin Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud di Banten dengan Target Suara Tinggi
Ia menjelaskan bahwa dana untuk program ini akan diambil dari APBD Jakarta.
“Dana sudah ada di APBD, jadi program ini bukan sesuatu yang ‘dari kayangan’. Semua sudah dirancang agar berjalan efektif,” ungkap Pramono.
Menu sarapan akan dirancang bervariasi dan bergizi, termasuk menu khas Jakarta seperti nasi uduk.
“Yang penting sehat, menunya akan diganti secara berkala,” tambahnya.
Program Lain: Taman 24 Jam dan Relokasi Kampung Susun Bayam
Selain sarapan gratis, Pramono dan Rano juga berkomitmen untuk membuka taman-taman di Jakarta selama 24 jam.
Langkah ini diharapkan bisa meningkatkan ruang interaksi publik dan memberikan alternatif tempat hiburan yang mudah diakses masyarakat.
Program lain yang menjadi perhatian adalah relokasi warga Kampung Susun Bayam.
Chico menekankan bahwa program ini bertujuan untuk memastikan warga mendapatkan hunian yang layak.
“Pada prinsipnya, janji yang diucapkan Mas Pram akan direalisasikan, termasuk Kampung Susun Bayam,” katanya.
Penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) juga akan mendapatkan manfaat tambahan, seperti akses gratis ke tempat wisata di Jakarta.
Hal ini dianggap penting untuk mendukung pendidikan dan rekreasi bagi pelajar.
Artikel Terkait
Pengadilan Tinggi Pontianak Bebaskan Yu Hao, Terdakwa Penambangan Emas Ilegal Rp1 Triliun, Begini Sikap Jaksa
Razman Arif Nasution Berencana Adopsi Lolly, Jawaban Nikita Mirzani Tak Terduga
PBNU Ingatkan Hati-hati Gunakan Dana Zakat untuk Program Makan Bergizi Gratis
Ayah Ini Tega Tinggalkan Bayinya di RS Grogol, Pria di Bali Ini Justru Ungkap Kepedihannya Soal Anak Terlantar
Ini 3 Nyinyiran Bung Towel ke Shin Tae-yong yang Masih Diingat Publik, Kritik Keras yang Mengundang Sorotan Publik
Medsos Ramah Anak di Indonesia, Aturan Baru akan Diberlakukan, Mirip Australia dan Amerika Serikat, Begini Rincian Aturannya