Pramono-Rano Rencanakan Sarapan Gratis bagi Pelajar Jakarta, Ini Perbedaannya dengan Program MBG

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 16 Januari 2025 | 04:05 WIB
Pramono Anung dan Rano Karno saat acara Bentang Harapan JakASA di Pendopo Balaikota Provinsi Jakarta. (instagram @h.ranokarno)
Pramono Anung dan Rano Karno saat acara Bentang Harapan JakASA di Pendopo Balaikota Provinsi Jakarta. (instagram @h.ranokarno)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Program sarapan gratis untuk pelajar di Jakarta, yang digagas Pramono Anung dan Rano Karno, siap diluncurkan dalam 100 hari pertama masa jabatan.

Berbeda dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat, program ini fokus pada sarapan sehat dengan dana dari APBD Jakarta.

Baca Juga: Kisah Perjalanan Rano 'Doel' Karno, Dari Anak Betawi Berjualan Kue Hingga Jadi Wakil Gubernur DKI

Apa saja perbedaannya dan bagaimana dampaknya bagi pelajar? Simak informasi lengkapnya di sini!

Koordinator Komunikasi Tim Transisi Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Terpilih, Chico Hakim, memaparkan sejumlah program prioritas yang akan dilaksanakan Pramono Anung dan Rano Karno selama masa transisi.

Beberapa program unggulan tersebut mencakup sarapan gratis bagi pelajar, pembukaan taman publik selama 24 jam, relokasi warga Kampung Susun Bayam, serta manfaat tambahan bagi penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP), seperti akses gratis ke tempat wisata.

“Program tersebut memang sudah terucap di mulutnya Mas Pram dan Bang Doel,” ujar Chico seusai pertemuan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta di Gedung DPRD Jakarta, Senin, 13 Januari 2025.

Baca Juga: PDI Perjuangan Usung Pramono Anung-Rano Karno untuk Pilkada Jakarta, Megawati Beri Instruksi Langsung

Sarapan Gratis untuk Pelajar: Program Bertahap

Salah satu inisiatif unggulan adalah penyediaan sarapan gratis bagi siswa di Jakarta.

Namun, Chico menegaskan bahwa program ini tidak akan langsung diterapkan di seluruh sekolah.

Sebagai langkah awal, beberapa sekolah akan dijadikan proyek percontohan dalam 100 hari pertama masa jabatan Pramono-Rano.

“Memang belum bisa serentak di semua sekolah karena harus disesuaikan dengan kesiapan masing-masing,” jelasnya.

Chico juga memastikan bahwa program sarapan gratis ini berbeda dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Pemerintah Pusat.

“Nggak ada kaitannya sama sekali. Program ini fokus pada sarapan pagi, sedangkan pemerintah pusat lebih ke makan siang,” tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X