Semangat Natal 2024, Refleksi Iman dan Tanggung Jawab Ekologis

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 20 Desember 2024 | 04:05 WIB
Thomas Djiwandono, Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2024, menekankan bahwa negara harus mendengarkan pemimpin agama di gereja. (Daffa Febio Putra)
Thomas Djiwandono, Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2024, menekankan bahwa negara harus mendengarkan pemimpin agama di gereja. (Daffa Febio Putra)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2024, Thomas Djiwandono, menegaskan bahwa perayaan Natal kali ini mengusung pesan mendalam tentang kepedulian terhadap kemanusiaan dan lingkungan hidup.

Hal ini disampaikan Thomas dalam Seminar Natal Nasional 2024 yang berlangsung di Auditorium Rasjidi, Kementerian Agama, Jakarta, Kamis, 19 Desember 2024.

Baca Juga: Nomor WhatsApp Tidak Aktif? Begini Solusi Login Terbaru 2024

Mengutip dokumen Laudato Si' karya Paus Fransiskus, Thomas menyoroti kerusakan lingkungan yang semakin mengkhawatirkan.

“Bumi, yang disebut sebagai saudari oleh Paus, kini menjerit karena kerusakan yang ditimbulkan oleh manusia,” ujarnya.

Dia mengutip bagian dari dokumen tersebut: “Saudari ini sekarang menjerit karena segala kerusakan yang telah kita timpakan kepadanya, akibat penggunaan dan penyalahgunaan kita yang tidak bertanggung jawab atas kekayaan yang telah diletakkan Allah di dalamnya.”

Sebagai bentuk implementasi tema tersebut, panitia telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial.

“Kepedulian pada kemanusiaan dan lingkungan hidup sebagai perwujudan iman menjadi unsur penting dalam perayaan Natal Nasional tahun ini,” ungkap Thomas.

Selain itu, Thomas mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Natal sebagai refleksi atas tanggung jawab mereka terhadap kemanusiaan dan lingkungan.

“Seminar ini dirancang untuk membantu kita merefleksikan tanggung jawab sebagai orang beriman terhadap humanitas dan ekologi,” tegasnya.

Baca Juga: Selain Ridwan Kamil yang Kalah di Pilkada 2024, Ini 4 Public Figure yang Gagal Menaklukkan Lawan-lawannya

Dukungan Pemerintah dan Tokoh Nasional

Seminar ini turut dihadiri oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai, serta Anggota Ombudsman RI Robert Na Endi Jaweng.

Mereka memberikan pandangan tentang pentingnya aksi nyata untuk menjaga lingkungan dan memperkuat solidaritas kemanusiaan.

Panitia juga mempersiapkan rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai narasumber kompeten untuk memberikan wawasan dan inspirasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X