China Lakukan Uji Coba ICBM, Tunjukkan Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Global, Ini Deretan Negara Pemilik Rudal Nuklir

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Senin, 30 September 2024 | 12:14 WIB
Potret Rudal Balistik Antarbenua China.  (nationalinterest.org)
Potret Rudal Balistik Antarbenua China. (nationalinterest.org)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Pada Rabu, 25 September 2024, China melakukan uji coba peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) ke wilayah Samudera Pasifik.

ICBM yang diluncurkan oleh Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China ini dilengkapi dengan hulu ledak tiruan.

Kementerian Pertahanan Tiongkok mengungkapkan bahwa rudal tersebut jatuh di wilayah laut pada pukul 08.44 pagi waktu setempat.

Peluncuran ICBM ini merupakan bagian dari rencana pelatihan tahunan bagi pasukan roket China.

Selain itu, pasukan roket PLA juga bertugas untuk memodernisasi kekuatan nuklir negara tersebut, mengingat bahwa Amerika Serikat (AS) juga melakukan peningkatan dalam sistem pertahanan rudalnya.

Melihat peluncuran ICBM oleh China, berikut adalah beberapa negara yang memiliki senjata nuklir di dunia:

Negara Pemilik Nuklir di Dunia

Direktur Kebijakan Organisasi Arms Control, Kelsey Davenport, mengungkapkan negara-negara pemilik senjata nuklir yang diperbarui pada Juli 2024 sebagai berikut:

- Rusia: Memiliki 4.380 senjata nuklir, termasuk rudal balistik antarbenua, rudal balistik kapal selam, dan pesawat pengebom berat.
- Amerika Serikat: Memiliki 3.708 senjata nuklir yang terdiri dari rudal balistik antarbenua, rudal balistik kapal selam, dan pesawat pengebom berat.
- China: Memiliki 440 senjata nuklir yang terdiri dari rudal balistik darat, rudal balistik laut, dan pesawat pengebom.
- Prancis: Memiliki 290 senjata nuklir, termasuk 48 rudal balistik kapal selam dan 50 rudal jelajah.
- Inggris: Memiliki 225 senjata nuklir, di mana 120 di antaranya adalah rudal balistik kapal selam.

Negara-negara di atas diakui secara resmi memiliki senjata nuklir dalam kerangka Perjanjian Nonproliferasi Nuklir (NPT).

Berdasarkan Pasal VI NPT, negara-negara ini tidak seharusnya terus membangun dan memelihara senjata nuklir secara berkelanjutan.

Pasal tersebut juga mengharuskan negara-negara terkait untuk melakukan negosiasi dengan itikad baik mengenai langkah-langkah efektif dalam penghentian perlombaan senjata nuklir.

Namun, informasi mengenai persenjataan nuklir sebagian besar dibatasi oleh pemerintah negara-negara pemiliknya.

Pengembangan sistem rudal canggih telah merevolusi peperangan global, memungkinkan negara-negara untuk menyerang target dengan kecepatan dan akurasi yang sulit diprediksi oleh musuh.

Rudal Paling Mematikan di Dunia

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Al Jazeera, Zee News India, Arms Control Association

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X