Penyanderaan di Papua, Tak hanya Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens, Ini Deretan Kasus Penyanderaan di Papua yang Menjadi Perhatian Dunia

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 21 September 2024 | 18:02 WIB
Pilot Susi Air, Philip Mehrtens, saat ini masih menjalani pemeriksaan kesehatan setelah dibebaskan dari penyanderaan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM). (IST)
Pilot Susi Air, Philip Mehrtens, saat ini masih menjalani pemeriksaan kesehatan setelah dibebaskan dari penyanderaan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM). (IST)

Pada 7 Februari 1996, Palang Merah Internasional (ICRC), mengirim tim untuk membantu upaya pembebasan sandera.

Lokasi penyanderaan telah berpindah ke Geselema, desa lain di kecamatan Tiom.

Mediasi berbuah manis, dan ICRC berhasil menemui Kogoya di lokasi penyanderaan[3].

Pada 16 Mei 1996, setelah 130 hari disandera, seluruh sandera berhasil dievakuasi dengan helikopter.

Dua sandera meninggal selama penyanderaan. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X