Pada 7 Februari 1996, Palang Merah Internasional (ICRC), mengirim tim untuk membantu upaya pembebasan sandera.
Lokasi penyanderaan telah berpindah ke Geselema, desa lain di kecamatan Tiom.
Mediasi berbuah manis, dan ICRC berhasil menemui Kogoya di lokasi penyanderaan[3].
Pada 16 Mei 1996, setelah 130 hari disandera, seluruh sandera berhasil dievakuasi dengan helikopter.
Dua sandera meninggal selama penyanderaan. ***
Artikel Terkait
Kondisi Philip Mehrtens Pilot Susi Air Stabil Setelah Pembebasan oleh KKB di Papua
Kebahagiaan Philip Mehrtens, Seorang Pilot Susi Air Bebas Setelah 1,5 Tahun Penyanderaan di Hutan Papua
Menlu Selandia Baru Winston Peters Sebut Pilot Philip Mehrtens dalam Keadaan Sehat Setelah Disandera, Berterima Kasih kepada Semua Pihak
Setelah 19 Bulan Disandera, Pilot Susi Air Philip Mehrtens Kembali ke Pelukan Keluarga. Begini Langkah yang Ditempuh Operasi Damai Cartenz
Philip Mehrtens, Pilot Susi Air, Bebas Setelah 19 Bulan Disandera, Begini Ungkapan Syukur dan Terima Kasih Susi Pudjiastuti
Bebas Setelah 1,5 Tahun Disandera, Begini Profil Philip Mehrtens, Pilot Susi Air yang Ternyata Punya Istri Asal Negara Ini