PONTIANAKGLOBE.COM, TIMIKA -- Pilot Susi Air, Philip Mehrtens, berbagi perasaannya setelah dibebaskan dari penyanderaan OPM di Nduga, Papua.
Ia telah ditahan oleh kelompok tersebut selama lebih dari satu setengah tahun.
Baca Juga: 5 Fakta Alexandra Askandar, Dari Dugaan Perselingkuhan hingga Desakan Pencopotan oleh Erick Thohir
Pembebasan Philip terjadi pada Sabtu, 21 September melalui upaya aparat keamanan gabungan.
Setelah dibebaskan, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Bayu Suseno, menyatakan bahwa ia sempat berbincang dengan Philip.
“Intinya, pilot Philip sangat bahagia dapat kembali menghirup udara bebas setelah sekian lama ditahan oleh KKB (OPM),” ujar Bayu dalam keterangannya pada hari yang sama.
Philip dijemput menggunakan helikopter dari Kampung Yuguru, Kabupaten Nduga, dan kemudian diterbangkan ke Mako Brimob Batalyon B di Timika.
“Kami berhasil menjemput Pilot Philip dalam keadaan sehat, dan langsung terbang ke Timika,” jelas Bayu.
Setelah tiba, Philip dibawa ke ruangan khusus untuk menjalani pemeriksaan medis dan memastikan kondisi psikologisnya.
Rencananya, setelah mitigasi, akan diadakan konferensi pers di Posko Operasi Damai Cartenz 2024 di Mako Brimob Batalyon B/Timika. ***
Artikel Terkait
Heboh! Video Seorang Pria Dalam Keadaan Babak Belur Dipaksa oleh OPM untuk Mengatakan Merdeka kepada Jokowi
Ribuan Warga Jakarta Antusias Menyaksikan Keberangkatan Paus Fransiskus Menuju Papua Nugini
Paus Fransiskus Mendarat di Papua Nugini, Mulai Perjalanan Apostolik Bersejarah Setelah 30 Tahun Silam
Sempat Alami Asma, Pilot Susi Air Philip Mehrtens Kini Membaik Usai Bebas dari OPM
Presiden Jokowi Sikapi Pembebasan Pilot Susi Air Philip Mehrtens, Tegaskan Keselamatan Prioritas, Negosiasi Tak Perlu Dipublikasikan
Kondisi Philip Mehrtens Pilot Susi Air Stabil Setelah Pembebasan oleh KKB di Papua