Bahasan Rakernas V PDIP: Evaluasi Kinerja, Pilkada hingga Sikap Politik

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 25 Mei 2024 | 07:00 WIB
Politisi PDIP Ahmad Basarah.
Politisi PDIP Ahmad Basarah.

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- PDI Perjuangan (PDIP) membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-V pada Jumat, 24 Mei 2024 siang.

Lima topik utama akan dibahas dalam Rakernas yang berlangsung hingga 26 Mei 2024.

Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah menyebutkan bahwa partainya akan mengevaluasi kinerja sejak pelaksanaan Kongres V pada 2019, termasuk capaian PDIP dalam Pemilu 2024.

Baca Juga: AC Mobil Nggak Dingin? Ini Dia Biang Keladinya Selain Freon Habis!

"Menurut ketentuan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga kami, salah satu fungsi Rakernas V ini adalah mengevaluasi perjalanan program-program partai, kinerja partai, capaian-capaian partai, setiap tahun sekali dalam rapat kerja nasional," kata Basarah dalam konferensi pers di Beach City International Stadium, Jakarta Utara, Jumat, 24 Mei 2024.

Basarah juga menyebutkan bahwa Rakernas ini akan membahas konsolidasi organisasi dengan mengembalikan siklus kongres ke 2025, serta evaluasi pelaksanaan pilpres dan pemantapan organisasi.

"Jadwal kongres dilaksanakan pada 2019, tetapi karena agenda-agenda nasional lainnya, termasuk Pilpres dan Pileg kemarin, serta Pilkada serentak November nanti, kongres akan diputuskan untuk kembali ke siklus lima tahunan pada 2025," ujar Basarah.

Rakernas PDIP ke-V juga akan membahas konsolidasi menyikapi Pilkada 2024.

Baca Juga: Jangan Lakukan Hal Terlarang Ini, Berikut Penyebab Aki Mobil Bekas Cepat Soak yang Perlu Diketahui

Basarah mengatakan sikap politik partai untuk pemerintahan lima tahun ke depan akan didiskusikan dalam Rakernas.

"Rakernas ini akan merumuskan, memutuskan, dan memantapkan hal-hal yang menjadi sikap politik resmi PDIP, baik terkait kebijakan internal organisasi maupun sikap politik eksternal," kata Basarah.

PDIP juga akan membahas kondisi politik dengan mempertimbangkan situasi global, termasuk dampak dari krisis moneter dunia.

Baca Juga: Perhatikan Gejala Ini, Filter Bensin Anda Mungkin Perlu Dibersihkan

"Kita akan bahas prediksi dan proyeksi pemerintahan nasional, bangsa Indonesia 5 tahun ke depan, dikaitkan dengan situasi politik global. Seperti perang antara Ukraina dan Rusia, konflik Iran dan Israel, konflik Laut Cina Selatan, pemanasan global, serta krisis moneter dan lain-lain," tutur Basarah.

"Lima poin ini akan menjadi fokus, dan perumusan sikap politik ini akan menjadi perhatian teman-teman semua bagaimana sikap PDIP selama lima tahun ke depan," lanjutnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X