Dalam Empat Tahun ke Depan, Prabowo Ingin Indonesia Bisa Ekspor Pangan

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 6 Maret 2024 | 21:06 WIB
menjadi pembicara utama dalam Mandiri Investment Forum (MIF) 2024 dengan tema "Thriving through Transition" di Hotel Fairmont, Jakarta, pada Selasa, 5 Maret 2024. (Dok. Pontianak Globe)
menjadi pembicara utama dalam Mandiri Investment Forum (MIF) 2024 dengan tema "Thriving through Transition" di Hotel Fairmont, Jakarta, pada Selasa, 5 Maret 2024. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan dan calon presiden 2024, berharap agar Indonesia dapat meningkatkan ekspor produk pangan dalam waktu empat tahun mendatang.

Pernyataan ini disampaikannya saat menjadi pembicara utama dalam Mandiri Investment Forum (MIF) 2024 dengan tema "Thriving through Transition" di Hotel Fairmont, Jakarta, pada Selasa, 5 Maret 2024.

Baca Juga: Akhir Tragis Lansia di Rasau Jaya: Meninggal Sendirian di Pondok Kecil

Dia menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia akan mampu menjadi negara pengekspor pangan dalam rentang waktu tiga hingga empat tahun mendatang.

Prabowo juga menekankan pentingnya belajar dari pengalaman negara lain, seperti China yang berhasil mengatasi kemiskinan dan India yang menjadi salah satu eksportir pangan terbesar di dunia.

Selain itu, Prabowo menyatakan komitmen Indonesia untuk membangun ekonomi berkelanjutan dengan memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana.

Baca Juga: 5 Warung Kopi Legendaris Pontianak: Wajib Dikunjungi Pecinta Kopi!

Dia menyoroti potensi untuk mengembangkan ekonomi hijau, termasuk penggunaan bahan bakar nabati dan sumber energi terbarukan seperti solar dari kelapa sawit dan etanol dari gula serta tapioka.

Prabowo juga menyimpulkan bahwa Indonesia memiliki potensi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang signifikan, mencapai angka sekitar 8 persen dalam waktu empat hingga lima tahun ke depan. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X