Menuju Masa Depan Tata Kelola Niaga Kratom, Moeldoko Dorong BRIN Riset Komprehensif

photo author
Tim Pontianak Globe 03, Pontianak Globe
- Senin, 23 Oktober 2023 | 12:32 WIB
Daun Kratom (Dok Alodokter)
Daun Kratom (Dok Alodokter)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Tata kelola niaga kratom di Indonesia saat ini masih menghadapi sejumlah kendala dalam pencapaian potensinya yang luar biasa.

Komoditas kratom, yang memiliki nama ilmiah Mitragyna Speciosa, memegang peran penting dalam ekonomi dan mata pencaharian masyarakat, terutama di Kalimantan Barat.

Baca Juga: Pontianak Rayakan Hari Jadi ke-252, Ini Sejarah dan Legenda yang Kamu Harus Tahu tentang hantu Kuntilanak

Pemerintah melalui Kantor Staf Presiden telah mendorong Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mengadakan penelitian komprehensif tentang tanaman kratom, yang mencakup berbagai aspek, seperti komposisi kimianya, dampak ekologis, serta dampak sosial dan ekonominya.

Hasil dari penelitian ini diharapkan akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang mendukung tata kelola niaga kratom.

Baca Juga: Pontianak Rayakan Hari Jadi ke-252 Tahun, Begini Sejarah Berdirinya Kota yang Dijuluki Kota Khatulistiwa Itu

Kepala Staf Kepresidenan, Dr. Moeldoko, mengungkapkan bahwa BRIN saat ini sedang fokus untuk menyelesaikan penelitian terkait tanaman kratom.

Penelitian ini mencakup aspek kandungan kimia, dampak ekologis, dan implikasi sosial ekonomi dari produksi kratom.

Temuan dari penelitian ini akan memberikan kejelasan kepada pemerintah mengenai posisi dan peran kratom di dalam industri, dan ini akan menjadi dasar untuk pengembangan kebijakan tata kelola niaga kratom yang lebih efektif.

Baca Juga: Survei LSI Ternyata Prabowo-Gibran Ungguli Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin, Ipsos Ungkap Ganjar Menang

Saat ini, tata kelola niaga kratom di Indonesia masih menghadapi tantangan karena belum adanya kejelasan mengenai berbagai aspek yang berkaitan dengan tanaman ini, termasuk komposisi kimianya, dampak ekologis, dan sosial ekonominya.

Oleh karena itu, Moeldoko menekankan pentingnya penelitian yang komprehensif dan menyeluruh, termasuk upaya untuk mengurangi dampak negatif yang mungkin dihasilkan oleh produksi kratom.

Moeldoko menjelaskan bahwa setelah penelitian menyeluruh ini selesai dan hasilnya diketahui, pemerintah akan mengadakan pembahasan bersama berbagai pihak, termasuk Kementerian Kesehatan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan Badan Narkotika Nasional (BNN), untuk merumuskan posisi dan kebijakan tata niaga kratom.

Baca Juga: Hasil Survei Terkini Menunjukkan Hampir 60 Persen Dukung Gibran Jadi Cawapres Prabowo Subianto

Hasilnya akan segera dilaporkan kepada Presiden sebagai langkah awal dalam memastikan keberlanjutan mata pencaharian petani kratom di Kalimantan Barat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: ksp.go.id

Tags

Rekomendasi

Terkini

X