Presiden juga menjelaskan bahwa persemaian tersebut sebagai dasar yang dipersiapkan pemerintah untuk memperbaiki lingkungan, termasuk pemulihan lahan atau reklamasi pasca tambang. Presiden menambahkan bahwa saat ini sudah ada Peraturan Menteri (Permen) ESDM yang mengatur setiap perusahaan tambang di Tanah Air harus memiliki pusat persemaian (nursery center).
"Ini menunjukkan komitmen kuat kita bahwa kita memang ingin memperbaiki, memang ingin merehabilitasi," ungkap Presiden.
Presiden pun menargetkan proses penanaman di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan segera dilakukan dalam waktu dekat. Hal tersebut, menurut Presiden, bergantung pada curah hujan yang akan turun di IKN.
"Kalau nanti awal hujan sudah dateng nanti dibawa ke sana. Ini sudah jutaan yang sudah siap," tutur Presiden.
Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut yaitu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, dan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor. ***
Artikel Terkait
Investor Pembangunan IKN Mulai Masuk, Berminat Modali Kawasan Inti Pemerintahan
Presiden Jokowi akan Bangun Dayak Centre di IKN. Begini Progres Pembangunan IKN Menurut Kepala Negara
Babak Baru Pembangunan IKN Nusantara, Kementerian PUPR Rampung Bangun 16 Rusun Pekerja
Demi IKN 40 Anak dari Kaltara Bersiap Menjadi Pemimpin Masa Depan
Presiden Jokowi Pastikan Pembangunan Istana di IKN Berjalan Sesuai Rencana