PONTIANAKGLOBE -- Pembangunan IKN Nusantara kian serius oleh pemerintah dengan membangun rumah susun untu para pekerja konstruksi di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebutkan ada 16 rusun yang sudah berdiri dari target 22 rusun untuk hunian pekerja konstruksi (HPK).
"16 Rusun sudah terbangun dan sedang proses penyelesaian kelistrikan dan pemasangan dinding dan toilet," kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto dari siaran pers Kementerian PUPR dikutip Pontianak Globe, Minggu (18 Desember 2022).
Dia memastikan pekerjaan rusun oleh PT Wijaya Karya Gedung - PT. Adhi Karya (Persero) Tbk, KSO senilai kontrak Rp567,008 miliar itu dipastikan selesai pada Januari 2023 nanti.
Sementara itu, di dalam kompleks rusun tersedia fasilitas sosial, fasilitas umum seperti mesjin, mess hall, klinik dan kantor perwakilan pengelola.
Di dalam rusun terdapat kamar tipe barak untuk pekerja lengkap tempat tidur dan kamar mandi.
"Supaya para pekerja bisa tinggal dengan nyaman dan fokus bekerja membangun infrastruktur IKN Nusantara," papar Iwan.
Sementara itu, untuk kebutuhan suplai air baku di IKN Nusantara dengan membangun intake Sungai Sepaku kapasitas 3.000 liter/detik.
Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan IV Harya Muldianto mengatakan intake Sungai sepakai memiliki lebar bendung 117,2 meter dan tinggi bendungan 2,3 meter.
Artikel Terkait
Investor Pembangunan IKN Mulai Masuk, Berminat Modali Kawasan Inti Pemerintahan
Presiden Jokowi akan Bangun Dayak Centre di IKN. Begini Progres Pembangunan IKN Menurut Kepala Negara