San Agustin Berpartisipasi dalam Late Summer School Program, Jerman

photo author
Jans Angkamor Bong, Pontianak Globe
- Selasa, 8 Oktober 2024 | 14:42 WIB
Penandatangan Kerja Sama dengan Zentrum für Lehrerbildung, Schul- und Berufsbildungsforschung (ZLSB), TU Dresden. (Dok. Pontianak Globe)
Penandatangan Kerja Sama dengan Zentrum für Lehrerbildung, Schul- und Berufsbildungsforschung (ZLSB), TU Dresden. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, Dresden, Jerman Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo (San Agustin) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan pendidikan dan internasionalisasi dengan berpartisipasi dalam Late Summer School Program yang diselenggarakan oleh Technische Universität (TU) Dresden, Jerman, pada tanggal 21-26 September 2024.

Kegiatan ini menjadi ajang bergengsi yang dihadiri oleh berbagai universitas dan organisasi dari beberapa negara, termasuk Jerman, Uzbekistan, Kazakhstan, Mozambik, Uganda, dan Israel.

Sesi International Networking bersama alumni Borneo Mobility Program 2023/2024
Sesi International Networking bersama alumni Borneo Mobility Program 2023/2024

San Agustin diwakili oleh tiga delegasi utama, yakni Johanes Robini Marianto (Rektor), Kunto Nurcahyoko (Wakil Rektor Umum), dan Mustika Aji Hertanto (Dosen Pendidikan Bahasa Inggris).

Kehadiran ketiganya mencerminkan dedikasi universitas dalam memperluas jejaring internasional dan meningkatkan kolaborasi akademik global.

Baca Juga: Ternyata Selama Ini Keliru, Begini Cara Benar Menghilangkan Bau Amis Ikan Tanpa Lemon

Late Summer School kali ini mengusung tema "SPARKLES," yang merupakan singkatan dari:

  • Sustainability-focused
  • Pedagogy for Transformation
  • Advancing Wellbeing
  • Resources for Resilience
  • Knowledge Sharing
  • Learning Empowerment
  • Eco-friendly Practices
  • Social Responsibility

Salah satu seminar utama dalam program ini membahas isu-isu pendidikan dan keberlanjutan lingkungan di era modern.

Diskusi tersebut menggarisbawahi pentingnya integrasi konsep keberlanjutan dalam kurikulum pendidikan global serta peran pendidikan dalam mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks.

Baca Juga: Terungkap! Survei Indikator Sebutkan 83,4 Peren Publik Yakin Pemerintahan Prabowo Akan Pimpin Indonesia Lebih Baik

Para peserta seminar menyoroti bagaimana lembaga pendidikan dapat berkontribusi secara aktif dalam menjaga keseimbangan antara perkembangan teknologi dan kelestarian lingkungan.

"Selain itu, kegiatan-kegiatan lain dalam program ini meliputi workshop, diskusi, kunjungan ke sekolah-sekolah yang ada di Jerman, serta berbagai kegiatan networking yang bertujuan untuk memperkuat pengembangan internasionalisasi," tulis Kunto dalam laporannya dari Jerman. 

Dalam kesempatan ini, Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan kerja sama dengan TU Dresden melalui Zentrum für Lehrerbildung, Schul- und Berufsbildungsforschung (ZLSB) dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Pertukaran Dosen-Staf-Mahasiswa.

Kerja sama ini diharapkan dapat mengembangkan kualitas pendidikan dan riset di kedua institusi, dengan fokus pada peningkatan kualitas pengajaran dan penelitian.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jans Angkamor Bong

Sumber: Majalah DUTA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X