Dr. Dewi Novita kemudian memberikan contoh penggunaan ChatGPT dalam pembuatan prompt atau perintah yang dapat menghasilkan deskripsi bahkan presentasi PowerPoint untuk kegiatan pembelajaran.
Sebagai penutup lokakarya, Eusabinus Bunau menyatakan bahwa aplikasi atau AI bertujuan untuk meningkatkan kemampuan inovasi, baik bagi pengguna maupun pencipta.
Pencipta aplikasi atau AI bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat proses, sementara pencipta lain mengembangkan alat untuk mendeteksi penggunaannya.
Intinya, baik guru maupun siswa didorong untuk menggunakan aplikasi dan AI dengan memperhatikan batas-batas etik tertentu. ***
Artikel Terkait
Kolaborasi untuk Pendidikan: Penyerahan RAK sebagai Langkah Berkelanjutan
Peluang Karir Menarik di Bidang Pendidikan: Dosen Teknik Logistik Dibutuhkan di Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo Kampus 3 - Landak
Imam Supandi Ungkap Alasan Maju di Pilkada Malang, Fokus pada Pendidikan dan Ekonomi
Profil Pendidikan Ismail Haniyeh, Pemimpin Hamas yang Tewas di Teheran
Pertemuan UNIMAS dan San Agustin, Ciptakan Langkah Baru pada Pendidikan Internasional
PB IDI Tekankan Pentingnya Dukungan Kesehatan Mental Selama Pendidikan Kedokteran