Profil Pendidikan Ismail Haniyeh, Pemimpin Hamas yang Tewas di Teheran

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 31 Juli 2024 | 13:13 WIB
Ismail Haniyeh
Ismail Haniyeh

PONTIANAKGLOBE.COM, TEHERAN, IRAN -- Ismail Haniyeh, pemimpin Hamas yang baru saja tewas akibat serangan rudal di Teheran, Iran pada Rabu, 31 Juli 2024, meninggalkan jejak pendidikan yang menarik.

Kematian Haniyeh mengejutkan banyak pihak, dengan berita dari kantor berita Mehr menyebutkan bahwa Haniyeh dan seorang pengawalnya tewas "syahid" setelah kediaman mereka diserang di Teheran.

Baca Juga: Momen Akrab: Erdoğan Antar Prabowo ke Mobil Setelah Pertemuan di Turki

Haniyeh selama ini memang menjadi target Israel dan sering kali lolos dari serangan yang diduga dilakukan oleh Israel dan sekutunya.

Hamas, yang merupakan gerakan Islam Sunni dengan fokus pada nasionalisme Palestina, didirikan di Gaza pada 1987 oleh Sheikh Ahmed Yasin dan Abdul Aziz al-Rantissi, sebagai respons terhadap pendudukan Israel.

Meskipun Haniyeh dikenal sebagai pemimpin penting dalam Hamas, latar belakang pendidikannya juga menarik untuk dibahas.

Baca Juga: Prabowo Subianto Temui Erdoğan di Ankara, Diskusikan Kemitraan Strategis

Berikut adalah beberapa poin mengenai riwayat pendidikan Haniyeh:

1. Meskipun menjabat sebagai pemimpin puncak Hamas, Haniyeh tidak berasal dari latar belakang militer.

2. Haniyeh dididik di sekolah-sekolah yang dikelola oleh Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA), yang juga memberikan bantuan kepada penghuni kamp pengungsi.

3. Pada 1981, Haniyeh masuk Universitas Islam Gaza dan mempelajari sastra Arab.

4. Ia aktif dalam politik mahasiswa dan memimpin organisasi mahasiswa Islam yang berafiliasi dengan Ikhwanul Muslimin.

5. Dalam karier akademisnya, Haniyeh pernah menjadi kepala fakultas di Universitas Islam Gaza, universitas terkemuka di Palestina, dan terpilih sebagai pemimpin Hamas setelah pemilu 2006.

Baca Juga: Presiden Serbia Sebut Kepemimpinan Prabowo akan Membawa Indonesia Lebih Maju dan Sejahtera

6. Haniyeh lahir pada 29 Januari 1962 dan menyelesaikan studi di Universitas Islam Gaza pada 1987 dengan gelar di bidang sastra Arab.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X