PONTIANAKGLOBE.COM, TEHERAN, IRAN -- Ismail Haniyeh, pemimpin Hamas yang baru saja tewas akibat serangan rudal di Teheran, Iran pada Rabu, 31 Juli 2024, meninggalkan jejak pendidikan yang menarik.
Kematian Haniyeh mengejutkan banyak pihak, dengan berita dari kantor berita Mehr menyebutkan bahwa Haniyeh dan seorang pengawalnya tewas "syahid" setelah kediaman mereka diserang di Teheran.
Baca Juga: Momen Akrab: Erdoğan Antar Prabowo ke Mobil Setelah Pertemuan di Turki
Haniyeh selama ini memang menjadi target Israel dan sering kali lolos dari serangan yang diduga dilakukan oleh Israel dan sekutunya.
Hamas, yang merupakan gerakan Islam Sunni dengan fokus pada nasionalisme Palestina, didirikan di Gaza pada 1987 oleh Sheikh Ahmed Yasin dan Abdul Aziz al-Rantissi, sebagai respons terhadap pendudukan Israel.
Meskipun Haniyeh dikenal sebagai pemimpin penting dalam Hamas, latar belakang pendidikannya juga menarik untuk dibahas.
Baca Juga: Prabowo Subianto Temui Erdoğan di Ankara, Diskusikan Kemitraan Strategis
Berikut adalah beberapa poin mengenai riwayat pendidikan Haniyeh:
1. Meskipun menjabat sebagai pemimpin puncak Hamas, Haniyeh tidak berasal dari latar belakang militer.
2. Haniyeh dididik di sekolah-sekolah yang dikelola oleh Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA), yang juga memberikan bantuan kepada penghuni kamp pengungsi.
3. Pada 1981, Haniyeh masuk Universitas Islam Gaza dan mempelajari sastra Arab.
4. Ia aktif dalam politik mahasiswa dan memimpin organisasi mahasiswa Islam yang berafiliasi dengan Ikhwanul Muslimin.
5. Dalam karier akademisnya, Haniyeh pernah menjadi kepala fakultas di Universitas Islam Gaza, universitas terkemuka di Palestina, dan terpilih sebagai pemimpin Hamas setelah pemilu 2006.
Baca Juga: Presiden Serbia Sebut Kepemimpinan Prabowo akan Membawa Indonesia Lebih Maju dan Sejahtera
6. Haniyeh lahir pada 29 Januari 1962 dan menyelesaikan studi di Universitas Islam Gaza pada 1987 dengan gelar di bidang sastra Arab.
Artikel Terkait
Robot Canggih Israel Lumpuhkan Terowongan Gaza dalam Konflik dengan Hamas
Konflik Israel Hamas Bukan Satu-satunya Perang dengan Banyak Korban Warga Sipil di Dunia, Ini Daftar 10 Perang dengan Banyak Korban di Dunia
Perang antara Israel dan Hamas Bukan Satu-satunya, Ada Perang Sebelum Era Moderen yang Melegenda dan Memprihatinkan
Kesepakatan Sementara Israel-AS-Hamas: Sandera Dibebaskan dan Perang Berhenti Selama 5 Hari
Paus Fransiskus Sampaikan Pesan Perdamaian di Tengah Konflik Israel-Hamas
Hamas Mengonfirmasi Kematian Ismail Haniyeh dalam Serangan di Teheran Iran, Siapa Pelakunya?