daily-vibes

Kemenko Polkam Kutuk Pembakaran Pesawat AMA dan Tewasnya Pilot di Yahukimo

Minggu, 5 Juli 2026 | 13:05 WIB
Evakuasi jenazah pilot pesawat AMA usai insiden pembakaran pesawat di Yahukimo, Papua Pegunungan. (Dok. Koops TNI Habema)

PONTIANAKGLOBE.COM, YAHUKIMO -- Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago mengutuk keras pembakaran pesawat AMA PK-RCY serta tewasnya pilot Nicholas F. Goselin dalam insiden yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Kepala Biro Humas dan Data Informasi (Karo Humas Datin) Kemenko Polkam, Brigjen TNI Honi Havana, mengatakan pemerintah sejak awal terus memantau perkembangan insiden tersebut dan melakukan koordinasi dengan TNI, Polri, serta kementerian dan lembaga terkait.

Baca Juga: Diduga Alami KDRT, Seorang Ibu di Pontianak Tempuh Jalur Hukum

"Kemenko Polkam terus memonitor dan memperhatikan secara seksama serta melaksanakan langkah-langkah koordinatif dengan satuan TNI, Polri, dan kementerian/lembaga terkait dalam penanganan insiden pembakaran pesawat AMA PK-RCY Nomor Seri 923 di Bandara Perintis Ipdeheik, Kampung Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan," ujar Honi dalam keterangannya, Kamis, 2 Juli 2026.

Kemenko Polkam juga menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, dan seluruh unsur yang terlibat dalam proses evakuasi jenazah pilot Nicholas F. Goselin.

Jenazah berhasil dievakuasi pada Jumat, 3 Juli 2026, sekitar pukul 09.00 WIT dan kini berada di Rumah Sakit Tk. IV Timika. Selanjutnya, Komando Operasi (Koops) TNI Habema akan menyerahkan jenazah kepada PT AMA untuk diterbangkan ke Jakarta.

Pemerintah menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk kekerasan terhadap masyarakat maupun serangan terhadap sarana transportasi udara yang menjadi jalur vital pelayanan bagi masyarakat di Papua.

Baca Juga: Diduga Beroperasi Tanpa Izin, Kasus Tambang Galian C di Bulusan Banyuwangi Naik ke Tahap Penyidikan

Kemenko Polkam memastikan akan terus mendorong proses penyelidikan serta penegakan hukum secara tegas terhadap para pelaku oleh aparat TNI dan Polri.

Selain itu, pemerintah juga akan memperkuat pengamanan penerbangan perintis guna menjamin keselamatan masyarakat serta menjaga keberlangsungan pelayanan publik di wilayah Papua. ***

Tags

Terkini