Kebakaran Hanguskan 129 Rumah di Kampung Adat Sade Lombok, 320 Warga Terdampak

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Senin, 24 Agustus 2026 | 12:05 WIB
Menyoroti kronologi insiden kebakaran besar yang melanda Kampung Adat Sade di Lombok, NTT. Berikut ini ulasan selengkapnya.  (Instagram.com/@cretivox)
Menyoroti kronologi insiden kebakaran besar yang melanda Kampung Adat Sade di Lombok, NTT. Berikut ini ulasan selengkapnya. (Instagram.com/@cretivox)

PONTIANAKGLOBE.COM, NUSA TENGGARA TIMUR -- Kebakaran besar melanda Kampung Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Sabtu (22/8/2026) malam.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah video dan foto kondisi kampung pascakebakaran beredar di media sosial.

Baca Juga: Ketua Forki Kota Pontianak Dorong Inkai Kota Pontianak Perkuat Pembinaan Atlet dan Karakter

Dalam unggahan akun Instagram @cretivox pada Minggu (23/8/2026), terlihat sejumlah bangunan di Kampung Adat Sade hangus terbakar.

"Kondisi rumah yang mayoritas menggunakan kayu, bambu, dan ilalang membuat api dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya," tulis keterangan unggahan tersebut.

Tim SAR Gabungan melaporkan sebanyak 129 rumah di Kampung Adat Sade ludes terbakar. Kebakaran tersebut juga berdampak pada sekitar 320 warga.

Sejumlah warga terlihat mengais sisa-sisa barang yang masih dapat diselamatkan dari puing-puing rumah. Beberapa perabot rumah tangga, seperti piring kaca, gelas, hingga kompor, tampak masih tersisa.

Api Diduga Berasal dari Dapur Warga

Salah seorang warga Kampung Adat Sade, Amaq Emi (43), mengatakan kawasan tersebut dihuni oleh ratusan keluarga.

"Ada sekitar 150 rumah ini. Kalau semuanya itu total 700 KK," kata Amaq Emi kepada awak media di lokasi kejadian, Lombok Tengah, Minggu (23/8/2026).

Terkait penyebab kebakaran, Amaq Emi menduga api pertama kali muncul dari salah satu dapur rumah warga. Namun, ia belum dapat memastikan sumber api.

Menurutnya, api dengan cepat merambat karena sebagian besar bangunan menggunakan material yang mudah terbakar, seperti ilalang dan bambu.

Baca Juga: Bocah 7 Tahun di Dairi Diduga Dianiaya Bibi, Tubuh Penuh Luka

"Dari sana (menunjukkan salah satu rumah). Mungkin dari dapur atau listriknya yang konslet sehingga api nyala," ujarnya.

Warga Terbangun Saat Api Sudah Membesar

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

KAMMI Tolak Rencana Aksi AMPB di DPR pada 27 Agustus

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:30 WIB
X