Korban Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit
Korban diketahui berinisial AYD (14), seorang siswa kelas IX di salah satu SMP negeri di Kota Jambi.
Sementara itu, pelaku berinisial MBP (13), yang juga merupakan pelajar SMP kelas VIII.
Setelah bertemu di lokasi kejadian, AYD dan MBP kemudian terlibat duel satu lawan satu.
Dalam perkelahian tersebut, korban mengalami penurunan kesadaran dan kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
"Antara pelaku dan korban melakukan perkelahian yang mana korban kalah dan mengalami penurunan kesadaran kemudian dibawa ke RS untuk menerima perawatan namun korban dinyatakan MD (meninggal dunia)," ujar Husni.
Jenazah korban kemudian menjalani proses autopsi di RS Bhayangkara Polda Jambi oleh dokter forensik.
Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa serta penyebab kematian korban.
"Hasil pemeriksaan autopsi sementara ada kerusakan organ dalam akibat kekerasan/perkelahian tersebut," jelas Husni.
Sementara itu, pelaku yang masih berusia di bawah umur telah diamankan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Jambi.
"Untuk pelaku anak sudah diamankan di Polresta dan didalami oleh Unit PPA," terang Husni.
Polisi masih mendalami keterangan pelaku anak untuk mengungkap secara utuh kronologi serta penyebab terjadinya perkelahian antarsiswa tersebut. ***
Artikel Terkait
Bocah 7 Tahun di Dairi Diduga Dianiaya Bibi, Tubuh Penuh Luka
Ketua Umum Inkai Kota Pontianak Heriyadi, Tegaskan Inkai Harus Cetak Atlet Berprestasi Sekaligus Membentuk Karakter
Sekda Kota Pontianak Tegaskan Olahraga Karate Berperan Membentuk Kesehatan dan Karakter Masyarakat, Contohkan Kehidupan Masyarakat Okinawa
Ketua Inkai Kalbar Satarudin Dorong Pengurus Baru Inkai Pontianak Berinovasi dan Perkuat Pembinaan Karate, Persiapan Dojo di Pontianak
Ketua Forki Kota Pontianak Dorong Inkai Kota Pontianak Perkuat Pembinaan Atlet dan Karakter
Tari Kontemporer Jadi Ruang Eksplorasi Talenta Seni Kalbar