"Saya ingin minta maaf atas semua kesalahan yang timbul dari kelakuan saya. Saya tidak membenarkan, saya hanya meminta maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan," ujarnya.
Ebem menjelaskan bahwa konten tersebut dibuat dengan tujuan memberikan motivasi agar orang yang semula pendiam berani berinteraksi dengan orang lain.
"Awalnya iseng, lalu banyak komentar yang mengatakan video saya membantu mereka lebih percaya diri. Dari situ saya merasa konten ini bisa menginspirasi. Tidak ada niat negatif apa pun," tuturnya.
Meski demikian, polemik mengenai perekaman tanpa persetujuan dan dugaan pelanggaran hak privasi masih menjadi perhatian publik. ***
Artikel Terkait
Kang Andhy Resmi Daftar Calon Ketua PWI Jawa Barat 2026-2031, Usung Visi Perkuat Profesionalisme dan Kesejahteraan Wartawan
Promedia Group Gelar Bootcamp Next-Gen Journalist, Arvendo Mahardika Bagikan Pengalaman Membangun Media Digital
KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Tim Gabungan Evakuasi Penumpang
Pengendara Honda Revo Meninggal Dunia dalam Kecelakaan dengan Truk di Belitang Hilir Sekadau
Polemik Penebangan 10 Pohon di LLRE Martadinata, Ketua LBI Dukung Langkah Hukum Wali Kota Bandung
Pemuda Diduga Tenggelam di BKB Grogol Usai Ambil Kunci yang Dilempar ke Sungai