Kronologi Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, 4 Penumpang Meninggal Dunia

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Senin, 3 Agustus 2026 | 17:10 WIB
Menyoroti fakta terkini terkait tragedi terbakarnya KMP Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Madura. Berikut kronologinya.  (Instagram.com/@catatantimur_)
Menyoroti fakta terkini terkait tragedi terbakarnya KMP Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep, Madura. Berikut kronologinya. (Instagram.com/@catatantimur_)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAWA TIMUR -- Kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Madura, menjadi sorotan publik setelah video detik-detik evakuasi penumpang beredar luas di media sosial.

Insiden yang terjadi pada Minggu, 2 Agustus 2026, sekitar pukul 07.00 WIB itu memicu kepanikan ratusan penumpang yang tengah menempuh pelayaran dari Surabaya menuju Makassar. Sejumlah penumpang bahkan terpaksa melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.

Baca Juga: CEO Promedia Grup: AI Ubah Industri Media, tapi Kebutuhan Informasi Tak Akan Pernah Hilang

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, membenarkan kapal jenis Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) tersebut mengalami kebakaran saat berlayar.

"Benar ada kejadian kapal penumpang terbakar pagi tadi. Kapal tujuan Surabaya-Makassar," kata Azwar, Minggu, 2 Agustus 2026.

Video yang beredar memperlihatkan asap hitam pekat membumbung dari badan kapal. Para penumpang terlihat mengenakan jaket pelampung dan berkumpul di dek sebelum sebagian memutuskan terjun ke laut karena api terus membesar.

Penumpang Melompat ke Laut

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan penumpang awalnya bertahan di anjungan dan haluan kapal. Namun, sebagian akhirnya melompat ke laut dan dievakuasi oleh kapal yang berada di sekitar lokasi.

"Beberapa penumpang melompat ke laut dan dievakuasi oleh TB Hasnur 26 dan Kapal British Mentor," ujar Nanang.

Menurutnya, sedikitnya empat kapal berada di sekitar lokasi untuk membantu proses penyelamatan.

Nakhoda Sempat Kirim Laporan Darurat

Sebelum komunikasi terputus, nakhoda sempat melaporkan kepada pihak perusahaan bahwa kapal mengalami kebakaran di perairan utara Madura sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB.

Baca Juga: Transformasi BRIvolution Reignite Kian Akseleratif, Perkuat Kontribusi bagi Perekonomian Nasional

"Pihak perusahaan mendapat informasi dari nakhoda bahwa kapal terbakar di ujung utara Madura sekitar pukul 06.00-07.00 WIB. Setelah itu nakhoda tidak dapat dihubungi kembali," kata Nanang.

Setelah menerima laporan tersebut, Kantor SAR Surabaya berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak, Pos SAR Sumenep, dan Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget untuk mengerahkan armada penyelamat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X