PONTIANAKGLOBE.COM, JAWA BARAT -- Polemik penebangan 10 pohon di kawasan Perempatan Riau-Cihapit atau Jalan LLRE Martadinata terus menjadi sorotan publik. Salah satu pihak yang angkat bicara adalah Ketua Umum Ormas Laskar Benteng Indonesia (LBI), Boyke Luthfiana Syahrir.
Boyke menyatakan dukungannya terhadap langkah hukum yang akan ditempuh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Sebelumnya, Farhan menegaskan akan membawa kasus penebangan pohon tersebut ke ranah hukum apabila terbukti dilakukan tanpa izin.
Baca Juga: Pengendara Honda Revo Meninggal Dunia dalam Kecelakaan dengan Truk di Belitang Hilir Sekadau
"Saya sangat mendukung keputusan Pak Wali Kota Bandung untuk mempidanakan pemilik atau pengelola tempat usaha Sixnine Coffee & Roastery atau Sixnine Padel," kata Boyke saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu, 2 Agustus 2025.
Soroti Dugaan Pelanggaran Aturan
Boyke menilai tindakan penebangan pohon tersebut diduga melanggar ketentuan yang berlaku.
"Itu jelas melanggar Perda Kota Bandung Nomor 9 Tahun 2019 serta Surat Edaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengenai moratorium penebangan pohon," ujarnya.
Menurut Boyke, penegakan hukum perlu dilakukan secara tegas agar memberikan efek jera dan mencegah kejadian serupa terulang.
"Ini memang harus benar-benar ditegakkan agar tidak ada lagi orang yang berani melakukan tindakan seperti itu," ungkapnya.
Ia juga mengingatkan agar penanganan kasus tersebut tidak berhenti pada sebatas pernyataan.
"Tapi kalau hanya gertakan dan sekadar menjadi konten bahwa aturan akan ditegakkan, sementara faktanya dibiarkan, saya pastikan ke depan akan semakin banyak orang yang berani melakukan tindakan seperti itu," tambahnya.
Baca Juga: KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Tim Gabungan Evakuasi Penumpang
LBI Siap Turun ke Jalan
Boyke menegaskan, Laskar Benteng Indonesia akan mengambil sikap apabila proses hukum yang dijanjikan tidak dijalankan.
"Kita lihat saja apakah benar ditindak atau tidak. Kalau Wali Kota tidak mengambil tindakan, meski sudah mengetahui siapa pihak yang bertanggung jawab, lalu memilih memberikan toleransi atau hanya meminta penggantian bibit pohon, kami dari Laskar Benteng Indonesia akan turun ke jalan," tegasnya.
Artikel Terkait
Kronologi Wanita Meninggal Usai Keluar dari Wahana Rumah Hantu di Tulungagung, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya
Ratusan Siswa dan Guru SMKN 6 Semarang Alami Gejala Keracunan, Dinkes Selidiki Dugaan Terkait Menu MBG
Kang Andhy Resmi Daftar Calon Ketua PWI Jawa Barat 2026-2031, Usung Visi Perkuat Profesionalisme dan Kesejahteraan Wartawan
Promedia Group Gelar Bootcamp Next-Gen Journalist, Arvendo Mahardika Bagikan Pengalaman Membangun Media Digital
KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Tim Gabungan Evakuasi Penumpang
Pengendara Honda Revo Meninggal Dunia dalam Kecelakaan dengan Truk di Belitang Hilir Sekadau