Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Geng Motor dalam Kasus Tewasnya Satpam Waduk Jatiluhur

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Rabu, 29 Juli 2026 | 21:05 WIB
Polisi turut mendalami dugaan keterkaitan geng motor dalam tewasnya Sumarna, Satpam Waduk Jatiluhur. (Instagram/infojawabarat)
Polisi turut mendalami dugaan keterkaitan geng motor dalam tewasnya Sumarna, Satpam Waduk Jatiluhur. (Instagram/infojawabarat)

"Yang ditanya, yang dipanggil mungkin RPM atau GBR, menanyakan siapa yang corat-coret. Dia enggak ngaku. Almarhum hanya berpesan, 'Tolong kalau ada yang merasa mencoret ini, dihapus saja,'" ujar kepala desa, dikutip dari kanal YouTube Dedi Mulyadi, Rabu, 29 Juli 2026.

Ia menegaskan tidak pernah terjadi keributan antara korban dan pihak yang dimaksud.

"Tidak, tidak berkonflik. Dia hanya menanyakan itu dan tidak ada keributan," katanya.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah jasad Sumarna ditemukan mengambang di perairan Waduk Jatiluhur pada Jumat, 24 Juli 2026.

Saat dievakuasi, korban masih mengenakan seragam satpam dengan kedua tangan dalam kondisi terborgol.

Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian korban serta menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.

Dalam proses penyidikan, polisi telah mengumpulkan sejumlah barang bukti, memeriksa 15 saksi yang merupakan orang-orang terdekat korban, termasuk rekan kerja, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X