Di Perbatasan Borneo, Vespa Menjadi Bahasa Persaudaraan

photo author
- Rabu, 29 Juli 2026 | 07:48 WIB
Parade Skuter Borneo XXI kembali menjadi ajang pemersatu para pecinta Vespa dari Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Ratusan skuteris berkumpul di Temajok, Kabupaten Sambas, tidak hanya untuk menikmati perjalanan, tetapi juga mempererat persaudaraan lintas negara melalui semangat kebersamaan (Pontianak Globe/Stefanus Akim)
Parade Skuter Borneo XXI kembali menjadi ajang pemersatu para pecinta Vespa dari Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Ratusan skuteris berkumpul di Temajok, Kabupaten Sambas, tidak hanya untuk menikmati perjalanan, tetapi juga mempererat persaudaraan lintas negara melalui semangat kebersamaan (Pontianak Globe/Stefanus Akim)

Kebersamaan itu semakin hangat melalui makan malam bersama dengan sajian ikan Napoleon panggang.

Dalam kesempatan tersebut, Bruder Steph menyampaikan apresiasi kepada Brigadir Jenderal TNI (Mar) Yustinus Rudiman, Sahli Kasal Tingkat III Bidang Teknik Pernika dan Siber, melalui Kolonel Laut (P) Wahyu Rozana, S.E., M.Han, Asisten Intelijen Koarmada XII, beserta jajaran TNI Angkatan Laut yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan malam kebersamaan itu.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para relawan, termasuk Togianto dan Diki, yang bergotong royong menyiapkan kebutuhan konsumsi seluruh peserta.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semangat gotong royong inilah yang membuat kebersamaan semakin bermakna. Persaudaraan tidak dibangun oleh kemewahan, tetapi oleh keikhlasan untuk saling membantu," katanya. 

Setelah seluruh rangkaian Parade Scooter Borneo XXI berakhir, rombongan FRKP West Borneo Vespa Lovers bermalam di Aruk sebelum kembali menuju Pontianak.

Sebelum melanjutkan perjalanan, mereka memanjatkan doa syukur.

"Terima kasih Tuhan atas penyertaan-Mu. Setelah mengikuti seluruh rangkaian Parade Scooter Borneo di Temajok, kami dapat beristirahat dengan baik dan pagi ini kembali melanjutkan perjalanan pulang dengan penuh sukacita. Dampingi kami hingga seluruh perjalanan selesai dengan selamat."

Sejumlah scooterist asal Malaysia juga menyampaikan apresiasi kepada FRKP West Borneo Vespa Lovers atas sambutan hangat yang mereka terima selama kegiatan berlangsung.

Pada akhirnya, perjalanan menuju Temajok bukan hanya tentang menaklukkan ratusan kilometer jalan atau menghadiri sebuah jambore Vespa.

Di perbatasan utara Kalimantan itu, FRKP West Borneo Vespa Lovers menunjukkan bahwa sebuah komunitas dapat menjadi ruang lahirnya solidaritas, pelayanan kemanusiaan, kepedulian terhadap lingkungan, dan persahabatan yang melampaui batas negara.

Di sanalah semboyan "Sekali Saudara, Tetap Saudara" menemukan maknanya yang paling nyata.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Stefanus Akim

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X