Kelangkaan BBM di Sumut Jadi Sorotan, Antrean di SPBU Kualanamu Mengular hingga Berjam-jam

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Sabtu, 18 Juli 2026 | 07:05 WIB
Menyoroti kelangkaan BBM yang terjadi di wilayah Sumatera Utara (Sumut) hingga menuai sorotan tajam sebagian publik di media sosial.  (Instagram.com/@prokim_pemkomedan)
Menyoroti kelangkaan BBM yang terjadi di wilayah Sumatera Utara (Sumut) hingga menuai sorotan tajam sebagian publik di media sosial. (Instagram.com/@prokim_pemkomedan)

Ia berharap pasokan BBM dapat kembali tersalurkan secara lancar ke seluruh SPBU di Kota Medan.

"(Hal itu) agar pasokan BBM dapat tersalurkan dengan lancar ke seluruh SPBU di Kota Medan," ujarnya.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara, Firsal Dida Mutyara, menilai kelangkaan BBM tidak hanya berdampak pada masyarakat, tetapi juga mengancam aktivitas dunia usaha.

Menurutnya, BBM merupakan faktor penting dalam rantai pasok logistik dan distribusi barang.

"Ketika BBM langka, yang macet bukan hanya kendaraan. Rantai pasok bahan pokok, biaya produksi, dan mobilitas usaha ikut terganggu," kata Dida dalam keterangan tertulisnya di Medan, Rabu (15/7/2026).

Kadin Sumut mencatat kondisi tersebut berpotensi memicu kemacetan di jalur distribusi, kenaikan harga bahan pokok, hingga meningkatkan tekanan inflasi.

Selain itu, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dinilai menjadi kelompok yang paling rentan terdampak apabila kelangkaan BBM terus berlangsung.

"Ini ancaman serius bagi iklim usaha di Sumut," tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan lanjutan dari pihak terkait mengenai penyebab maupun kepastian normalisasi distribusi BBM di Sumatera Utara. Sementara itu, masyarakat berharap pasokan BBM segera kembali normal agar aktivitas sehari-hari tidak terus terganggu. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X