“Ya secepatnya (gabung Gerindra),” ucap Budi.
Ia menilai langkah tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap stabilitas dan kesinambungan kepemimpinan nasional.
“Kita akan memperkuat dan mendukung agenda-agenda politik Presiden Prabowo,” tegasnya di sela-sela kongres.
Ketika ditanya apakah pilihannya sudah final, Budi tak menampik arah politiknya yang kini berlabuh ke Gerindra.
“Betul. Iya lah, pasti Gerindra. Nanti kita tunggu dinamika di Kongres ketiga ini,” ujar eks Menteri Koperasi di Kabinet Merah Putih itu.
Rencana bergabungnya Budi Arie ke Gerindra sebenarnya sudah terendus sebagian publik sejak Juli 2025 lalu.
Dalam Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo, Jawa Tengah, pada 20 Juli 2025, Presiden Prabowo sempat melontarkan candaan yang kini terbukti bernada serius.
“Menteri Koperasi, Saudara Budi Arie Setiadi. Ini masuk PSI kau? Bukan? PSI atau Gerindra kau?” ujar Prabowo saat itu.
Baca Juga: IKN Disebut Mirip Proyek Whoosh, Pengamat: Janji Investasi Semua Nol
Kini, candaan tersebut rupanya menjadi sinyal awal arah politik Budi.
Secara terpisah, Budi juga sempat menanggapi pernyataan Prabowo saat dimintai tanggapan awak media di Kompleks Istana, Jakarta, pada 6 Agustus 2025.
“Ikut perintah Presiden, ikut presiden,” ucap Budi kala itu.
Dengan dinamika ini, keputusan Budi Arie menjadi penanda babak baru bagi Projo, sebuah organisasi yang dahulu menjadi simbol dukungan bagi Jokowi dan kini membuka diri terhadap era kepemimpinan baru Presiden Prabowo.***
Artikel Terkait
Roy Suryo Klaim Ijazah Jokowi 99,9 Persen Palsu, Begini Kata Mantan Menpora Era SBY tentang Analisa Digital
IKN Disiapkan Jadi Ibu Kota Politik 2028, Jokowi Dukung, DPR Masih Kaji Perpres
Syahganda Nainggolan Sebut Luka Ekonomi 10 Tahun dari Jokowi Mulai Disembuhkan Prabowo
Setelah Jokowi, Kini Prabowo Harus Bereskan Utang Raksasa Whoosh
Jokowi Masih Jadi Sorotan Publik, Ray Rangkuti: Ini Efek 10 Tahun Kekuasaan yang Tak Tuntas
Setelah 10 Tahun, Projo Siap Bertransformasi Lepas dari Bayang Jokowi