bizbuzz

GDG Bandung Buktikan Kelasnya, DevFest 2025 Jadi yang Terbesar di Asia Tenggara

Rabu, 3 Desember 2025 | 20:20 WIB
Google Developers Groups (GDG) Bandung menggelar acara DevFest Bandung 2025 di Universitas Kristen Maranatha. (Dok. GDG Bandung)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Antusiasme memenuhi Auditorium Universitas Kristen Maranatha ketika sekitar 2.000 peserta hadir dalam gelaran DevFest Bandung 2025. Acara yang diprakarsai Google Developers Groups (GDG) Bandung ini berjalan lancar dan berhasil menjadi ruang belajar bagi para developer, mahasiswa, profesional, hingga masyarakat umum yang ingin memperdalam pemahaman terkait teknologi terkini.

Tahun ini DevFest mengangkat tema Building Safe, Secure and Scalable Solutions with AI and Cloud. Hadian Rahmat selaku GDG Lead Organizer menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya acara besar ini.

“Merealisasikan DevFest Bandung 2025 merupakan sebuah kebanggaan tersendiri. Melalui perhelatan ini, kami menegaskan posisi Kota Bandung sebagai episentrum inovasi teknologi di Jawa Barat. Berkat dedikasi dari para volunteer, acara ini berhasil menjadi katalisator dalam memperkuat kolaborasi dan membangun ekosistem digital yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Jalan Putus, Jembatan Hancur: Bupati Aceh Timur Nekat Tembus Daerah Isolasi

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan DevFest diharapkan dapat mendorong peserta mengembangkan kemampuan diri dalam ekosistem teknologi yang suportif.

Tingginya minat peserta juga mendapat sorotan dari Danang Juffry, Community Manager Google for Indonesia & Brunei, yang menyebut DevFest Bandung 2025 sebagai ajang DevFest terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara.

Acara ini turut mendapat dukungan dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Bapak Dr. Iendra Sofyan, ST., M.Si.

Dalam sambutannya, ia menegaskan kesiapan pemerintah untuk terlibat dalam pemanfaatan teknologi digital bagi masyarakat, termasuk perkembangan sektor kebudayaan.

Pembukaan DevFest ditandai dengan pemukulan gong, yang menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan dari pagi hingga petang.

Agenda yang dihadirkan meliputi tech conference, lightning talks, panel discussion, lecture series, sesi women empowerment, hingga live podcast bersama 20 expert speaker.

Peserta mendapatkan materi yang komprehensif, demo langsung, dan insight dari pengalaman nyata. Di samping itu, sesi hands-on workshop menjadi bagian favorit karena memungkinkan peserta berdiskusi langsung dan mempraktikkan materi bersama para pemateri.

Baca Juga: Kargo Gandeng Raksasa EV, Siap Ciptakan Ribuan Lapangan Kerja

Raihan (18), mahasiswa informatika, mengaku puas mengikuti DevFest, khususnya sesi workshop yang memberinya perspektif baru untuk diterapkan pada proyeknya.

Pelaksanaan DevFest Bandung 2025 didukung oleh berbagai sponsor seperti Logitech, WPU Course, Kliktron, Goers, MSI, dan Torch.

Selain itu, acara ini mengusung konsep keberlanjutan dengan bekerja sama bersama Hareudang Bandung dalam pengelolaan food waste selama kegiatan berlangsung.***

Tags

Terkini