Ketika Holding UMi resmi dibentuk pada September 2021, target pembentukan co-location atau disebut Senyum untuk tahun 2022 hanya 300 gerai layanan saja.
Tapi ternyata antusiasme tenaga pemasar di ketiga entitas sangat besar untuk mendukung kantor layanan secara bersama-sama.
Alhasil target pembentukan co-location ditambah menjadi 1.000 gerai dan sekarang sudah mencapai 1.000 lebih hingga Desember 2022.
“Itu yang kita sebut co-location di mana satu kantor itu dipakai bertiga, BRI, Pegadaian, dan PNM,” lanjutnya.
Hal itu diamini pula oleh Direktur Utama Pegadaian Damar Latri Setiawan yang hadir dalam acara yang sama. Menurutnya dengan adanya co-location Pegadaian bisa menambah 624 gerai gabungan tersebut.
“Jadi yang bekerja remote area yang jauh dari Pegadaian atau dari pelosok, kami bisa menumpang di BRI. Dengan adanya holding ini, kami bisa memperluas jaringan dari 4.085 jaringan yang tersebar. Dengan adanya co-location ini, kami juga diuntungkan karena kami bisa semakin efisien dan bisa sharing nasabah,” ujarnya. ***
Artikel Terkait
BRI Buka Program Magang Generasi Bertalenta bagi Mahasiswa Semester Akhir. Ini Syarat dan Link Pendaftaran
Ini 6 Tips dari Dirut BRI Sunarso untuk Penentu Keberlanjutan Industri Perbankan Indonesia, di antaranya ESG
BRI Gelar Journalist Bootcamp 2023, Wujud Kolaborasi Tebarkan Social Value Memberi Makna Indonesia
Optimis Transformasi Digital Berjalan Sukses, BRI Terus Kembangkan Talenta IT dengan Cara Jitu
Gerak Cepat Bantu Korban, BRI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Banjir di Manado, Sulawesi Utara
Pasarkan Produk SBN Ritel Pertama 2023, BRI Berikan Literasi Keuangan Bersama Kemenkeu