bisnis-market

ANTAM Target Penjualan Nikel Capai 27.201 Ton Asal Produksi Pabrik Stabil

Rabu, 15 Februari 2023 | 18:40 WIB
Ilustrasi ANTAM target penjualan nikel selama 2023 tinggi dibandingkan 2022 (Logo ANTAM)

PONTIANAKGLOBE -- PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) menargetkan volume penjualan nikel sebesar 27.201 ton nikel dalam feronikel (TNi) pada 2023 nanti atau lebih tinggi dibandingkan capaian penjualan 2022 sebesar 24.210 TNi.

Dari siaran pers dikutip Pontianak Globe, ANTAM menyebutkan penjualan nanti tetap harus memperhatikan kestabilan operasional pabrik feronikel ANTAM di Kolaka, Sulawesi Tenggara dan pabrik di Halmahera Timur, Maluku Utara yang mulai beroperasi pada semester kedua 2023.

Adapun target produksi bijih nikel ANTAM sebagai bahan baku pabrik feronikel untuk penjualan pelanggan dalam negeri sebanyak 11,30 juta wet metric ton (wmt) atau tumbuh 31% pada 2023 dibandingkan dengan 2022 yang mencapai 8,62 juta wmt.

"Dari penjualan bijih nikel mencapai 9,45 juta wmt atau tumbuh 36% dibandingkan 2022 sebesar 6,95 juta wmt," tulis ANTAM, Rabu (15 Februari 2023).

Namun demikian, menurut ANTAM, guna terpenuhi target tersebut maka pasokan listrik mesti stabil di pabrik ANTAM sehingga pihaknya menjalin kerjasama dengan PT PLN untuk dukungan pasokan listrik total kapasitas sebesar 150 megavolt-ampere periode 16 tahun 8 bulan. Kebutuhan listrik tersebut untuk pabrik feronikel ANTAM di Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, pada Desember 2022 lalu sudah dimulai penyalaan pembangkit listrik tahap pertama sebesar 15 megawatts dan tahap kedua nanti dengan daya total sebesar 75 MW pada kuartal I/2023. Kebutuhan listrik ini untuk pabrik di Halmahera Timur.

 

Tags

Terkini