bisnis-market

Kementerian ESDM Pastikan BBM, Listrik dan Gas Aman Saat Puncak Tahun Baru 2023

Selasa, 27 Desember 2022 | 13:04 WIB
Direktur Utama Patra Niaga Pertamina Alfian Nasution saat cek pasokan BBM (Sumber foto: Kementerian ESDM)

PONTIANAKGLOBE -- Kementerian Energi dan Sumber Daya Energi (ESDM) mengklaim pasokan listrik dan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bali jelang dan berlangsungnya Tahun Baru 2023 aman.

Direktur Distribusi PT PLN (Persero) Adi Priyanto mengatakan untuk menjaga kestabilan listrik Bali, PLN akan menambahkan pasokan listrik Bali melalui kabel listrik bawah laut 500 Kv.

"PLN sudah siap 100% mulai dari kemarin sampai dengan sekarang dan nanti sampa dengan tahun baru. Kami nanti akan mensuplai Bali lewat tambahan listrik melalui kabel laut 500 Kv. Hal ini semata-mata untuk mendukung perkembangan parawisata Bali dan untuk menjaga kestabilan listrik di Bali," kata Adi dari siaran pers Kementerian ESDM dikutip Pontianak Globe, Selasa (27 Desember 2022).

Sementara itu, Direktur Utama Patra Niaga Pertamina Alfian Nasution mengatakan pihaknya telah menyaiagakan layanan layanan tambahan berupa SPBU Siaga, SPBU Siaga Jalan Tol, SPBE Siaga, SPBE Kantong, Agen Siaga dan Pertamina Delivery Service (PDS) supaya ketersediaan BBM diterima masyarakat.

Menurutnya, realisasi BBM Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Balinus) sampai dengan 20 Desember 2022 menunjukkan peningkatan hampir seluruh jenis BBM

Mulai dari Pertalite naik 1,01%, Pertamax 14,7%, Pertamax Turbo 9,8%, Solar/Bio naik 2,6%, Dexlite 18,7% dan Dex naik 109,7%.

Adapun LPG dan Avtur yang juga mengalami kenaikan. LPG mengalami peningkatan 1,7% dari rata-rata konsumsi normalnya sektor rumah tangga, sedangkan avtur naik sebesar 3%.

"Solar, [terjadi karena] anomali yang biasanya libur Natal dan Tahun Baru turun justru kali ini mengalami kenaikan yang besar 2,6% karena memang pertumbuhannya sudah mulai pulih sekarang jadi kenaikannya aga besar, Dexlite naik 18,7% dan yang menggembirakan Dex-nya naik 109,7%," ujar Alfian.

Tags

Terkini