PONTIANAKGLOBE -- Nilai impor Kalimantan Barat (Kalbar) pada April 2023 mengalami penurunan sebesar 2,73% atau dari US$44,32 juta pada Maret 2023 menjadi US$43,11 juta.
Adapun golongan barang penyumbang impor masuk ke Kalbar mencakup mesin-mesin atau pesawat mekanik sebesar 45,67% atau senilai 19,69 juta.
Urutan berikutnya, golongan barang bahan bakar mineral sebesar 18,60% atau senilai US$8,02 juta, karet dan barang dari karet sebesar 9,46% atau senilai US$4,08 juta.
"Golongan barang gandum-ganduman sebesar 7,79% atau senilai US$3,36 juta, mesin atau peralatan listrik sebesar 4,96% atau senilai US$2,14 juta, gula dan kembang gula sebesar 3,90%," kata BPS dikutip Pontianak Globe, Selasa (6 Juni 2023).
Penyumbang impor Kalbar berikutnya golongan barang pupuk senilai US$1,56 juta atau 3,62%, biji-bijian berminyak senilai US$0,90 juta atau 2,09%, besi baja senilai US$0,42 juta atau sebesar 0,97% dan lokomotif dan peralatan kereta api senilai US$0,30 juta atau 0,70%.