Pada tahun 1881, Raiffeisen mendirikan percetakan di Neuwied yang masih ada sampai sekarang, menggunakan namanya dan bergabung pada tahun 1975 dengan penerbit koperasi Jerman "Deutscher Genossenschafts-Verlag".
Raiffeisen menyatakan bahwa ada hubungan antara kemiskinan dan ketergantungan.
Untuk memerangi kemiskinan seseorang harus memerangi ketergantungan terlebih dahulu.
Berdasarkan ide ini ia datang dengan tiga formula 'S': self-help, self-governance, dan self-responsibility (dalam bahasa Jerman asli: Selbsthilfe, Selbstverwaltung, dan Selbstverantwortung).
Ketika dipraktikkan, kemandirian yang diperlukan dari amal, politik, dan rentenir dapat dibangun. ***