Profil Friedrich Wilhelm Raiffeisen, yang Menjadi Inspirasi Gerakan Credit Union di Dunia Asal Jerman

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 26 April 2023 | 22:35 WIB
Friedrich Wilhelm Raiffeisen (Pontianak Globe/net)
Friedrich Wilhelm Raiffeisen (Pontianak Globe/net)

Pada tahun 1881, Raiffeisen mendirikan percetakan di Neuwied yang masih ada sampai sekarang, menggunakan namanya dan bergabung pada tahun 1975 dengan penerbit koperasi Jerman "Deutscher Genossenschafts-Verlag".

Raiffeisen menyatakan bahwa ada hubungan antara kemiskinan dan ketergantungan.

Untuk memerangi kemiskinan seseorang harus memerangi ketergantungan terlebih dahulu.

Berdasarkan ide ini ia datang dengan tiga formula 'S': self-help, self-governance, dan self-responsibility (dalam bahasa Jerman asli: Selbsthilfe, Selbstverwaltung, dan Selbstverantwortung).

Ketika dipraktikkan, kemandirian yang diperlukan dari amal, politik, dan rentenir dapat dibangun. ***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Wikipedia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X