PONTIANAKGLOBE.COM -- Friedrich Wilhelm Raiffeisen adalah seorang tokoh sosial dan ekonomi dari Jerman yang hidup pada abad ke-19.
Ia dikenal sebagai pendiri gerakan koperasi petani dan kredit di Eropa.
Raiffeisen lahir pada tahun 1818 di Hamm, Rhineland, Jerman dan meninggal pada tahun 1888 di Heddesdorf, Neuwied, Jerman.
Raiffeisen memperjuangkan kesejahteraan petani dan orang miskin di wilayah pedesaan dengan mendirikan koperasi kredit.
Ia melihat bahwa petani seringkali terjebak dalam utang yang mengakibatkan mereka tidak bisa berkembang.
Melalui koperasi kredit, petani dapat meminjam uang dengan suku bunga yang lebih rendah dan tidak harus membayar bunga yang tinggi kepada kreditor swasta yang seringkali menindas mereka.
Raiffeisen juga mendirikan koperasi produksi dan konsumsi, dengan tujuan memperbaiki akses petani ke pasar dan memperkuat posisi mereka dalam tawar-menawar dengan pedagang.
Ia sangat memperjuangkan nilai-nilai sosial dan kerja sama, sehingga gerakan koperasi yang didirikannya menjadi sangat populer di Jerman dan kemudian menyebar ke seluruh Eropa.
Hingga kini, gerakan koperasi yang didirikan oleh Friedrich Wilhelm Raiffeisen masih eksis dan memiliki peranan penting dalam memperjuangkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat, terutama di pedesaan.
Credit Union di Jerman dikenal sebagai "Volksbanken" atau "Raiffeisenbanken".
Kedua jenis koperasi ini didirikan pada akhir abad ke-19 oleh Friedrich Wilhelm Raiffeisen dan Hermann Schulze-Delitzsch untuk membantu masyarakat pedesaan dan kecil dalam mengatasi masalah keuangan mereka.
Raiffeisenbanken didirikan oleh Raiffeisen untuk membantu petani yang terjebak dalam utang yang tinggi.
Sedangkan Schulze-Delitzsch mendirikan Volksbanken untuk membantu pekerja kota yang miskin dalam mengakses pinjaman dan layanan keuangan.
Kedua jenis lembaga keuangan ini masih eksis hingga kini dan memiliki ribuan cabang di seluruh Jerman.
Mereka melayani jutaan anggota dan memiliki peran yang penting dalam perekonomian Jerman, terutama di daerah pedesaan dan kecil.