PONTIANAKGLOBE -- Pemerintah kian serius menjadikan kripto bagian dari investasi terutama untuk anak muda atau generasi milenial Indonesia dengan memperkuat regulasi.
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengatakan dengan regulasi agar perdagangan aset kripto menjadi salah satu pilihan berinvestasi yang belakangan ini begitu diminati masyarakat, terutama di kalangan anak muda atau milenial lebih aman.
"Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, lebih dari separuh pelanggan aset kripto di Indonesia berada pada rentang usia 18 – 35 tahun," kata Jerry Sambuaga dilansir dari laman Kemendag dikutip Pontianak Globe, Jumat (14 April 2023).
Oleh karena itu, menurutnya, kepastian hukum agar generasi milenial tidak khawatir dengan investasi kripto diwujudkan dengan keberadaan
Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).
Dalam regulasi itu terdapat wewenang pengawasan dan pembinaan Perdagangan Fisik Aset Kripto akan bergeser dari Kementerian Perdagangan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Jerry Sambuaga mengatakan mengacu data Survei Center of Economic and Law Studies (CELIOS), menunjukkan bahwa aset kripto berada pada urutan ketiga instrumen investasi yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia.
Survei menunjukkan 21,1% responden memiliki instrumen investasi aset kripto, angka ini berada di bawah reksadana sebesar 29,8% dan saham sebesar 21,7% dengan rata-rata penempatan
dana yang dilakukan masyarakat berkisar antara Rp500.000 — Rp1 juta.
Wamendag menambahkan, pertumbuhan nilai transaksi maupun jumlah pelanggan aset kripto di Indonesia sangat luar biasa dengan nilai transaksi pada 2022 menyentuh angka Rp306,4 triliun.
"Kendati menurun lebih dari 50% dibandingkan pada 2021. Nilai transaksi ini patut menjadi perhatian karena nilainya yang mencapai ratusan triliun rupiah. Sedangkan, hingga Februari 2023
telah tercatat jumlah transaksi sebesar Rp25,9 triliun," ucap Jerry Sambuaga.
Menurutnya, penurunan nilai transaksi ini tidak menyurutkan minat pelanggan untuk berinvestasi. Tercatat jumlah pelanggan terdaftar hingga Februari 2023 mencapai 17 juta pelanggan terdaftar.