PONTIANAKGLOBE -- Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga pengembangan digitalisasi dan infrastrutkur lebih baik dapat terus mendorong peningkatan transaksi kripto ke depan.
Pemerintah, menurut, Jerry Sambuaga harus adaptif terhadap perubahan dan inovasi yang ada terkait digitalisasi karena jika dilihat dari transaksi positif dari tahun ke tahun bahkan menyentuh angka Rp232,45 triliun dari Januari-Juli 2022.
"Potensi transaksi aset kripto telah mencapai ratusan triliun ini sangat luar biasa potensinya. Pada 2019 transaksi kripto di Indonesia balum banyak tetapi pada 2020 sudah mencapai Rp64,9 triliun," kata Jerry Sambuaga dikutip Pontianak Globe, pada Rabu (15 Februari 2023).
Bahkan, lanjut Jerry, transaksi mengejutkan pada 2021 mencapai Rp859,4 triliun. Hal itu disampaikannya saat launching Jaringan Pimred ProMedia (JPP) di Gedung Perpusnas, Jakarta, Selasa, 14 Februari 2023.
Dengan demikian, kata dia, berdampak terhadap pertumbuhan ekspor nasional dalam neraca perdagangan Indonesia tahun 2022 tercatat surplus tertinggi sepanjang sejarah.
"Dengan capaian surplus sebesar 54,46 miliar Dolar Amerika Serikat (AS). [Oleh karena itu], kita perlu melakukan utilisasi terhadap perkembangan kripto dan turunan produknya, seperti token-token, secara strategis," ucapnya.
Dia menjelaskan dengan mendorong pengembangan token-token lokal kripto yang buatan Indonesia, kontribusi untuk negara juga semakin besar, khususnya dalam peningkatan produk ekspor.
Token-token lokal kripto adalah salah satu produk dalam negeri yang memiliki potensi kalau orang dari Amerika, Afrika, Eropa, dan penjuru dunia beli token produk Indonesia, made in Indonesia 100 persen, maka itu akan semakin meningkatkan potensi perdagangan Indonesia, yang sekaligus juga meningkatkan produk anak bangsa.
Kemendag, kata Jerry Sambuaga, saat ini sedang berupaya mewujudkan digitalisasi dan infrastruktur digital, selain utilitasi komoditas digital seperti kripto, adalah melalui program digitalisasi pasar yang menargetkan 1000 pasar dalam satu tahun.
Kegiatan dari program itu setiap hari ke pasar-pasar mensosialisasikan pembayaran menggunakan QRIS bekerja sama dengan Bank Indonesia dan stakeholders lainnya.
Pembayaran digital dengan adanya administrasi lebih praktis, efisien, dan tertib. Itulah salah satu contoh sederhana bagaimana Kemendag adaptif terhadap digitalisasi.
Artikel Terkait
Transaksi Kripto Besar, Bappebti dan Aspakrindo Bikin Kerjasama
Bappebti Awasi Transaksi Perdagangan Senilai Rp22.000 Triliun. Ada Kripto dan Timah