PONTIANAKGLOBE -- Trimegah Bangun Persada (TBP), perusahaan nikel grup Harita Nickel menawarkan per saham senilai Rp1.250 per lembar untuk memperoleh dana sebesar US$669,79 juta atau Rp10 triliun.
Perusahaan akan menjual 12,67% sahamnya saat IPO yang akan ditetapkan pada 5 hingga 10 April 2023 ini berdasarkan prospektus perusahaan diterbitkan pada Selasa (4 April 2023).
Dilansir dari Channel News Asia, penetapan harga ditawarkan mulai Rp1.220-Rp1.250 itu lebih rendah dari target maksimal 18%.
Sebagai informasi, Trimegah Bangun Persada bekerjasama dengan Lygend Resources China mengoperasikan pabrik asam bertekanan tinggil (HPAL) di Pulau Obi Timur Indonesia.
Pabrik itu dapat memproduksi sebanyak 55.000 endapan hidroksida campuran MHP.
Perusahaan juga memiliki anak bisnis yang memproduksi pabrik peleburan feronikel dengan kapasistas 305.000 ton per tahun.
Dengan modal dari IPO tersebut, TBP berencana akan investasi menambah 12 line lagi produksi feronikel dan tiga line lagi untuk MHP.