7. Stoqo
Stoqo, startup yang bergerak di sektor B2B untuk suplai bahan makanan segar, menghentikan operasional pada April 2020.
Pandemi Covid-19 menghantam bisnis mereka keras, memaksa perusahaan untuk menutup layanannya dan melakukan PHK kepada seluruh karyawan.
8. Qlapa
Qlapa, marketplace yang berfokus pada produk kerajinan tangan, menutup layanannya pada tahun 2019.
Startup ini tidak mampu bersaing dengan e-commerce raksasa seperti Tokopedia dan Bukalapak, yang membuat mereka akhirnya gulung tikar setelah empat tahun beroperasi.
9. CoHive
CoHive, penyedia layanan co-working space, diputus pailit oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada awal 2023.
Sebagai salah satu startup pionir di bidangnya, CoHive tidak mampu bertahan di tengah tekanan bisnis yang dihadapi, terutama setelah pandemi.
10. Beres.id
Beres.id, anak usaha dari Kaodim asal Malaysia, menghentikan semua layanannya pada 1 Juli 2022.
Beres.id adalah marketplace jasa yang menghubungkan konsumen dengan penyedia layanan seperti servis AC dan kebersihan rumah.
Beres.id, bersama anak perusahaan Kaodim di Singapura dan Filipina, semuanya mengalami nasib yang sama. ***