bisnis-market

Kratom Go Global! Ekspor Dibuka, Produksi Bakal Ditingkatkan

Kamis, 20 Juni 2024 | 20:45 WIB
Kratom, yang memiliki nilai ekonomi tinggi. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengusulkan agar budi daya tanaman kratom ditingkatkan untuk menjaga kualitas produksi dan menghindari kerugian bagi petani.

Menurutnya, kualitas ekspor kratom yang dihasilkan petani saat ini masih rendah, menyebabkan harga jualnya menurun drastis.

Untuk menjaga nilai ekonomis dan meningkatkan kualitas serta kuantitas, budi daya dengan standar yang jelas harus diterapkan. Saat ini, Kementerian Pertanian menunggu keputusan pasti mengenai regulasi tata kelola tanaman kratom, yang termasuk dalam jenis tanaman hutan.

Baca Juga: 10 Manfaat Kratom untuk Kesehatan, Baca Sampai Habis Ternyata Bisa Turunkan Hipertensi Juga Lho

"Jika nantinya kratom berada di bawah pengelolaan Kementerian Pertanian, kami bisa melakukan pembinaan dan membentuk koperasi yang terstruktur, sehingga kualitasnya terjamin," kata Amran di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis, 20 Juni 2024.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyetujui pengelolaan dan perdagangan kratom oleh pemerintah.

Standar tertentu harus dipenuhi agar pengusaha bisa melakukan ekspor, termasuk mendaftarkan produk mereka ke Kementerian Perdagangan.

Baca Juga: Kabar Gembira bagi Petani, Kemendag Masih Izinkan Ekspor Tanaman Kratom

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menambahkan, kualitas kratom yang buruk telah menurunkan harga ekspor dan menyebabkan beberapa eksportir Indonesia ditolak.

"Kemendag akan mengatur tata niaganya untuk membentuk standarisasi, sehingga tidak ada lagi produk kratom Indonesia yang mengandung bakteri ecoli, salmonela, atau logam berat," jelas Moeldoko. ***

Tags

Terkini