Kementerian ESDM Mensahkan RUPTL PT PLN Batam Berharap Daya Gedor Investasi Kian Maju

photo author
Yanuarius Viodeogo Seno, Pontianak Globe
- Senin, 29 Mei 2023 | 10:55 WIB
Ilustrasi: Kebutuhan listrik bergairah seiring peningkatan kendaraan listrik (Sumber foto: Sekretariat Kepresiden )
Ilustrasi: Kebutuhan listrik bergairah seiring peningkatan kendaraan listrik (Sumber foto: Sekretariat Kepresiden )

PONTIANAKGLOBE -- Kementerian ESDM berharap pengesahan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN Batam dapat mengisi kebutuhan tenaga listrik 10 tahun ke depan.

Peningkatan kebutuhan tersebut akan dipasok dengan tambahan daya sejumlah 860 MW yang terdiri dari PLTS 126 MW, PLTG 50 MW, PLTGU 159 MW dan PLTMG 125 MW serta dan kerja sama antarwilayah usaha dengan PT PLN (Persero) 400 MW.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman Hutajulu mengatakan RUPTL bisa membuat sistem tenaga listrik PT PLN Batam lebih andal untuk kebutuhan industri, bisnis, data center dan rumah tangga.

"Pada akhirnya dapat meningkatkan investasi di Batam," kata Jisman Hutajulu dikutip Pontianak Globe, Senin (29 Mei 2023).

Dilansir dari Kementerian ESDM, pasokan tenaga listrik PLN Batam bersumber dari pembangkit fosil yang terdiri dari pembangkit berbahan bakar gas sebesar 142,5 MW dan Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar 39 MW.

Selain itu, bersumber dari pembangkit berbahan bakar gas sebesar 315,4 MW dan batu bara sebesar 99 MW bekerjasama dengan Independent Power Producer (IPP).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yanuarius Viodeogo Seno

Sumber: Kementerian ESDM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X