PONTIANAKGLOBE -- Pemprov Kalimantan Barat (Kalbar) menargetkan sebanyak dari 305 titik wilayah di Kabupaten Sintang bisa teraliri listrik.
Sebanyak 305 titik itu berada di 41 desa yang belum teraliri listrik sehingga mesti mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah dan PLN.
Gubernur Kalbar Sutarmidji mengatakan sudah berbicara dengan Senior Manajer Perencanaan PLN UID Kalbar Muhammad Rohim untuk mengatasi persoalan listrik di Sintang dihadapan Kepala Desa se-Kabupaten Sintang.
"Untuk menyelesaikan permasalahan awal penyediaan aliran listrik itu membutuhkan anggaran sekitar Rp700 miliar untuk mengaliri listrik dan jalan yang harus diperhatikan di desa-desa di Sintang," kata Sutarmidji dilansir dari laman Pemprov Kalbar dikutip Pontianak Globe, Selasa (9 Mei 2023).
Dia berharap dengan 41 desa yang nanti teraliri listrik pada tahun maka dapat mengubah status desa menjadi desa mandiri.
Artikel Terkait
Presiden Jokowi Ajak Industri Otomotif Bergeser ke Kendaraan Listrik. Begini Skema Insentif Tawaran Kemenkeu
Tips Agar Listrik di Rumah Lebih Hemat. Perbedaan Watt, Ampere, dan Volt yang Kamu Harus Tahu
Kontribusi Penyebab Inflasi Kota Sintang April 2023 Sebesar 0,36 Persen Disumbang Bahan Bakar Rumah Tangga