PONTIANAKGLOBE -- PLN memastikan listrik di Wae Lega Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) segera dapat dinikmati masyarakat sekitar setelah penandatangan kesepakatan jual beli tenaga listrik dengan PT Gistec Prima Energindo.
Kesepakatan itu untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga minihidro (PLTM) di Wae Lega berkapasitas 2x0,875 Megawatt.
PLTM yang beralamat di Desa Pong Lengor, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, NTT merupakan proyek pembangkit memanfaatkan potensi air Sungai Wae Lega dan ditargetkan selesai pada tahun 2025.
GM PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur Fintje Lumembang kepastian keberadaan PLTM Wae Lega itu agar pasokan air di Manggarai ke sistem kelistrikan Flores tetap terjaga.
Menurutnya, keberadaan PLTM juga untuk menurunkan pemakaian diesel sehingga dapat menghemat BBM mencapai 2.950 kilo liter dan mengurangi emisi CO2 mencapai 11.387 metrik ton/tahun.
"Dengan pembangkit ini, meningkatkan rasio elektrifikasi bagi pelanggan rumah tangga di sekitar kawasan itu," kata Fintje Lumembang dilansir dari laman PLN dikutip Pontianak Globe, Rabu (5 April 2023).
Manfaat lain keberadaan PLTM itu juga menghemat biaya pokok produksi listrik di Flores mencapai Rp38,7 miliar karena pembangkit itu memiliki kapasitas setear dengan 2,12% kelistrikan di Flores.
Artikel Terkait
10 Ribu Penari Patajanggung Semarakkan Pembukaan Pesparani II di Kupang Nusa Tenggara Timur
Tips Agar Listrik di Rumah Lebih Hemat. Perbedaan Watt, Ampere, dan Volt yang Kamu Harus Tahu
Istana Bogor Punya Stasiun Pengisian Listrik Umum, Sekretariat Presiden Harap Seluruh Istana Pasang SPKLU
Kementerian PUPR Selesai Bangun Katedral Keuskupan Agung Kupang Senilai Rp24,08 Miliar