PONTIANAKGLOBE -- Sekretariat Presiden berharap keberadaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di Istana Kepresidenan Bogor menjadi pemantik agar SPKPU terpasang di sejumlah kepresiden lain selain di Bogor.
"SPKLU ini penting sebagai program nol emisi target pemerintah 2060, berikutnya nanti di Istana Cipanas, di Jogja, di Tampaksiring. Kami mendorong pemenafaatan energi terbarukan," kata Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono dikutip Pontianak Globe, Sabtu (11 Maret 2023).
Hal itu disampaikannya usai meresmikan SPKLU di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada Jumat 2023.
Di sisi lain, Dirut Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan keberadaan SPKLU di Istana Kepresidenan merupakan episentrum transisi energi di Indonesia.
Dia mengapresiasi Sekretariat Presiden telah menggunana motor listrik sejak 3-4 tahun lalu karena motor listrik dapat mengurangi karbondiaksoda hingga 50% dengan energi batubara dibandingkan dengan motor bensin.
Gunawan menjelaskan kebutuhan satu liter bensin memiliki emisi CO2 sebanyak 2,4 kilogram, setara 1,2 Kwh listrik.
"1,2 Kwh listrik emisinya, kalau listrik dari batubara hanya sekitar 1,2 kilogram Co2," kata Darmawan.
Oleh karena itu, Darmawan mengajak mengundang semua komponen bangsa membangun ekosistem guna mewujudkan visi dan misi Presiden Joko Widodo untuk transisi energi dan mengakselerasi pencapaian nol emisi.
Artikel Terkait
Listrik di Pabrik Halmahera Timur Tahap 2 Sudah Nyala, ANTAM Siap Produksi Feronikel
Presiden Jokowi Ajak Industri Otomotif Bergeser ke Kendaraan Listrik. Begini Skema Insentif Tawaran Kemenkeu