Dari Dua Pohon jadi Ikon Desa, Begini Kisah Petani Alpukat Baran Gembongan yang Menginspirasi Berkat Program BRI Klasterku Hidupku

photo author
Castilo Gagas Panamuan, Pontianak Globe
- Kamis, 21 November 2024 | 12:57 WIB
Klaster binaan BRI, Pusbikat Ungaran, yang mengembangkan budidaya alpukat unggulan di Desa Baran Gembongan, Kecamatan Ambarawa, Semarang. (Dok. Pontianak Globe)
Klaster binaan BRI, Pusbikat Ungaran, yang mengembangkan budidaya alpukat unggulan di Desa Baran Gembongan, Kecamatan Ambarawa, Semarang. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Pemerintah terus mendorong penguatan sektor pertanian sebagai pondasi pembangunan negara.

Sejalan dengan itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berkomitmen memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program Klasterku Hidupku.

Baca Juga: KPR BRI Property Expo 2024, Solusi Pembiayaan Hunian dengan Suku Bunga Terjangkau

Salah satu cerita sukses datang dari klaster binaan BRI, yaitu Pusbikat Ungaran, yang mengembangkan budidaya alpukat unggulan.

Agus Riyadi, Ketua Klaster Pusbikat Ungaran, bercerita bahwa nama Pusbikat adalah singkatan dari Pusat Pemasaran dan Edukasi Budidaya Alpukat.

Berlokasi di Desa Baran Gembongan, Kecamatan Ambarawa, Semarang, klaster ini kini menjadi pusat edukasi dan pemasaran alpukat lokal berkualitas tinggi. 

“Awalnya, Pusbikat hanya mencakup satu RT. Tapi kini berkembang menjadi satu kampung,” ujar Agus saat menghadiri Bazaar Klasterku Hidupku di Taman BRI pada 15 November 2024. 

Di wilayah tersebut, terdapat 20 petani alpukat yang mampu menghasilkan buah berkualitas dengan daging lembut, rasa gurih, dan nilai gizi tinggi.

Perjalanan Agus dimulai pada 2011, saat ia hanya memiliki dua pohon alpukat yang ia tanam dan rawat sendiri.

Baca Juga: Eks PMI di Indramayu Dapat Pelatihan Bisnis dari BRI Peduli, Begini Dampaknya!

Panen pertamanya memotivasi warga sekitar untuk ikut menanam alpukat.

Dengan dukungan Pusbikat, alpukat kini menjadi ikon Desa Baran Gembongan yang diminati pasar. 

Kolaborasi dengan BRI

Tahun 2020 menjadi titik balik bagi Agus ketika ia mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI.

Modal tersebut digunakan untuk memperluas penanaman alpukat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: BRI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X