Mengenal MIDO, Sejarah, Filosofi, dan Inovasi Jam Tangan Swiss yang Hadir Sejak Tahun 1918

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 1 Februari 2025 | 20:16 WIB
Jam tangan Mido OCEAN STAR GMT, salah satu produk andalan Mido. (Pontianak Globe/@midowatches.com)
Jam tangan Mido OCEAN STAR GMT, salah satu produk andalan Mido. (Pontianak Globe/@midowatches.com)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- MIDO adalah salah satu merek jam tangan Swiss yang dikenal dengan inovasi, desain elegan, dan ketahanan luar biasa.

Berdiri sejak tahun 1918, MIDO telah menjadi simbol keakuratan dan keindahan dalam dunia horologi.

Baca Juga: Sangat Eksklusif! Grand Seiko SBGJ283 Edisi Terbatas, Jam Tangan Mewah Terinspirasi Kertas Washi, Dibuat hanya 150 Unit di Dunia

Dari teknologi anti-air revolusioner hingga desain yang terinspirasi oleh arsitektur ikonik, perjalanan MIDO mencerminkan keunggulan dalam pembuatan jam tangan mewah. 

MIDO adalah merek jam tangan yang sudah tidak asing lagi di kalangan pecinta arloji.

Brand asal Swiss ini memiliki rekam jejak yang istimewa dan dikenal dengan inovasi serta desainnya yang klasik.

MIDO didirikan di Swiss pada tahun 1918 oleh Georges Schaeren.

Nama "MIDO" berasal dari bahasa Spanyol “Yo mido”, yang berarti “Saya mengukur” dalam bahasa Indonesia.

Filosofi ini menjadi identitas MIDO sebagai merek yang mengutamakan inovasi teknis dan desain klasik yang tak lekang oleh waktu.

MIDO dikenal dengan desain jam tangan yang terinspirasi dari bangunan atau monumen ikonik di seluruh dunia.

Baca Juga: Adopsi Keanggunan Musim Gugur, Grand Seiko Spring Drive SBGA499, Edisi Terbatas yang Mewah

Hal ini dapat dilihat dalam berbagai koleksi mereka, seperti Baroncelli, Belluna, Commander, Multifort, Ocean Star, dan Dorada.

Secara historis, MIDO juga telah menjalin kemitraan dengan organisasi arsitektur besar dunia, yaitu International Union of Architects (UIA).

Dengan slogan "Inspired by Architecture", MIDO pernah meluncurkan kampanye interaktif di media sosial menggunakan tagar #BeInspiredByArchitecture.

Kampanye ini melibatkan perjalanan selama 12 minggu ke 12 kota dan mengunjungi 60 monumen ikonik, untuk mencari inspirasi dalam merancang koleksi terbaru mereka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X