Oleh karenanya, sikap pengolahan diri, mental, kreativitas hingga kesatuan hati adalah tujuan dari pelayanan yang harusnya menjadi kunci utama dalam pertemuan anak asuh.
"Mereka dari latar belakang yang berbeda, mereka adalah anak-anak yang mesti diperlakukan sama, ada yang mendengar, ada yang menguatkan, ada yang disembuhkan bahkan ada yang harus saling mendukung sehingga maju bersama-sama," tungkas Romo Andre.
Seluruh rangkaian kegiatan temu anak asuh yang dilaksanakan di Rumah Retret St Johanes Paulus II, kompleks Gua Maria Ratu Pencinta Damai ditutup dengan misa penutup oleh Romo Andre dan foto bersama dengan mengenakan kaos hitam dan putih bertuliskan Pena Katolik. Kemudian sarapan siang dan sayonara.
* Penulis adalah Staf Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Agung Pontianak
Artikel Terkait
Agama Katolik: Doa Malaikat Tuhan Dikenal Juga Sebagai Doa Angelus
Agama Katolik: Doa Malaikat Tuhan atau Doa Angelus versi Bahasa Inggris
Bangun Gereja Katolik Stasi Santo Gabriel Desa Peniti Dalam II Umat Berharap Uluran Tangan Donatur
Habemus Episcopum saat Uskup Baru Terpilih. Apa Bedanya dengan Habemus Papam, Umat Katolik Wajib Tahu