Temu Anak Asuh Yayasan Martinus de Porres, Lahirkan Cinta yang Saling Meneguhkan

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Minggu, 13 November 2022 | 18:47 WIB
50 anak asuh yang ikut dalam permainan kasih yang dipandu oleh semangat Dominikan. (Pontianak Globe)
50 anak asuh yang ikut dalam permainan kasih yang dipandu oleh semangat Dominikan. (Pontianak Globe)

Oleh: Samuel OFS

PONTIANAKGLOBE.COM, MEMPAWAH -- Di bawah naungan Yayasan Santo Martinus de Porres, ini kali pertamanya usai Covid-19 di Indonesia yayasan ini mengadakan jumpa kasih.

Tujuannya untuk menguatkan, saling mendengar hingga saling curhat antar satu anak asuh dengan anak asuh lainnya. 

Sebanyak 50 anak asuh yang ikut dalam permainan kasih yang dipandu oleh semangat Dominikan di antara kelompok tersebut ada Asrama Beata Imelda, Anak Asuh dari Yayasan Martinus De Porres Pontianak dan Ngabang, Anak Asuh Tim Media Pena Katolik dan Youth Dominikan didampingi Suster Benedita OP dan Suster Charito OP. Kegiatan digelar pada 12 hingga 13 November 2022.

BACA JUGA: Cukup Bawa Uang Rp2,4 Jutaan Kamu Bisa Bawa Pulang Realme 10. Ini Alasan Mengapa Kamu Harus Pilih Realme 10

Rangkaian pertemuan itu dibalut oleh permainan 'pemaknaan' tentang kesadaran 'pentingnya peranan saudara dalam satu komunitas'.

Komunitas yang sama itu sengaja diramu dalam satu pertemuan yang dibagi berdasarkan kelompok-kelompok yang sudah ditentukan guna melebur semangat, kedekatan, dan pikiran mereka dalam satu naungan Yayasan Martinus de Porres.

Persaudaraan dalam komunitas dan kesadaran akan pentingnya peranan saudara itu 'diurai' dalam kelompok kecil dalam permaian yang dipandu Kak Tina.

Menurut Romo Andreas Kurniawan OP, anak-anak yang diasuh dalam satu naungan di Yayasan Martinus de Porres harus didampingi sampai mereka lulus dalam pendidikan mereka.

Kehadiran kelompok asuh ini juga bagian dari misi semangat Dominikan untuk mendampingi, mengarahkan, mendidik hingga mereka bertumbuh dewasa dengan kematangan moral dan berkarakter.

BACA JUGA: Lima Jenis Sayuran Ini Ternyata Tingkatkan Resiko Asam Urat. Jangan Konsumsi Berlebihan

"Mereka harus dikumpulkan untuk berjumpa saudara-saudarinya, untuk saling menguatkan dan saling meneguhkan. Tak sekedar tahu nama melainkan kelompok ini sudah selayaknya disebut keluarga," kata Romo Andre.

 

Bergandengan Tangan dan Maju Bersama

Romo Andreas Kurniawan OP menggarisbawahi pentingnya peranan saudara dalam satu kelompok dan membaur dalam satu persaudaraan untuk bergandengan tangan dan maju bersama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X