Doa Santo Kenneth Selamatkan Santo Kolumbanus dari Amukan Badai di Lautan

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 11 Oktober 2022 | 05:35 WIB
Santo Kenneth (Canice, Kenny, Kanisius) yang hidup pada abad keenam. Ia dilahirkan di Irlandia dan terkenal baik di Irlandia maupun di Skotlandia.  (net)
Santo Kenneth (Canice, Kenny, Kanisius) yang hidup pada abad keenam. Ia dilahirkan di Irlandia dan terkenal baik di Irlandia maupun di Skotlandia. (net)

Suatu ketika St Kolumbanus sedang berlayar bersama beberapa teman.

St Kenneth berada jauh di biaranya di Irlandia. Sekonyong-konyong Kenneth mendapat penglihatan tentang St Kolumbanus yang sedang berada dalam bahaya maut dihantam ombak besar di tengah samudera raya.

Ia melompat dari meja makan dan berlari secepatnya ke Gereja untuk berdoa bagi sahabat terkasihnya itu.

Di lautan, Kolumbanus berseru kepada teman-temannya yang ketakutan, “Jangan takut! Tuhan akan mendengarkan doa Kenneth. Sekarang ia sedang berlari ke gereja dengan hanya satu sepatu untuk berdoa bagi kita!” Dan sebagaimana dikatakannya, mereka pun selamat.

St Kenneth mendirikan beberapa biara dan mempertobatkan banyak orang menjadi percaya.

Ia menjadi terkenal karena khotbahnya yang berkobar-kobar tentang Injil. Terlebih lagi, ia menjadi terkenal karena jalan sempurna di mana ia sendiri mengamalkan ajaran-ajaran Yesus.

Variasi Nama
Ada beberapa variasi nama terkait dengan St Kenneth. Misalnya Kenith, Kennith, Canisius (English), Canisi (Catalan), Canisio (Italian), Canisius (deutsch), Canisius (Czech), Canisio (spanish), Canísio (Portugese), Canisius (French), Kanisio (Swahili), Kanizjusz (Polish), Kanizije (Bosnia), Canisiu (Romianian), Cináed, Coinneach (Scottish), Kennet (Swedish), Kennet (Norwegian), Kennet (Danish), Cainneach, Cináed, Cionaodh (Irish).
Untuk bentuk feminim: Kenina, Kenna (Scottish), Kendra (English). ****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: katakombe.org

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X