religi

3 Anggota Ordo Kapusin Pontianak Ditahbiskan Diakon, Begini Pesan Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus

Kamis, 22 September 2022 | 16:43 WIB
Tiga anggota Ordo Kapusin (OFM Cap) Provinsial Pontianak ditahbiskan sebagai diakon oleh Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, di Gereja Gembala Baik, Senghie, Pontianak, Kalbar, pada Rabu, 21 September 2022, sekitar pukul 17.00 WIB. (PontianakGlobe)

Oleh: Samuel | Staf Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Agung Pontianak

PONTIANAKGLOBE.COM - Ordo Kapusin (OFM Cap) Provinsial Pontianak kembali mentahbiskan tiga anggotanya menjadi daikon.

Pentahbisan dipimpin Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, di Gereja Gembala Baik, Senghie, Pontianak, Kalbar, pada Rabu, 21 September 2022, sekitar pukul 17.00 WIB.

Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, dalam sambutan pembukaan misa, mengucap syukur karena jajaran imam di Keuskupan Agung Pontianak akan bertambah.

Mgr Agustinus meminta umat Katolik mendoakan tiga diakon yang tertahbis agar setia dengan panggilannya.

Pada misa tersebut, tampak paduan suara yang mengenakan seragam hitam dengan corak keemasan mengumandangkan suara merdu.

Perayaan misa pentahbisan daikon tersbeut semakin terasa sakral saat sekitar 50 imam Keuskupan Agung Pontianak hadir mempersembahkan misa konselebrasi dengan konselebran utama Mgr Agustinus.

BACA JUGA: Meski Mampu Bobol Situs NASA, Putra Aji Adhari yang Dikaitkan dengan Hacker Bjorka Tak Ditangkap. Mengapa?

BACA JUGA: Daftar Pejabat yang Data Pribadinya Dibocorkan Bjorka, Puan Maharani hingga Anies Baswedan. Siapa Berikutnya?

Ketiga frater muda Kapusin Pontianak itu adalah Frater Apollonius Jumbing OFMCap, Frater Imanuel Chandra OFMCap, dan Frater Selpinus Ala OFMCap, ketiganya resmi menjadi Diakon Kapusin di Pontianak.

Diaken (bahasa Belanda: diaken) atau Diakon (bahasa Yunani: διάκονος, diakonos; bahasa Latin: diaconus) adalah anggota diakonat, yakni jawatan pelayanan dalam Gereja. 

Uskup Agustinus menjelaskan bahwa jenjang diakon adalah jenjang pertama dalam jenjang imamat dalam menjadi pelayan di Gereja Katolik Roma.

Tahbisan ke tiga Diakon Kapusin Pontianak itu, bertempat dengan hari raya Santo Matius yang merupakan pengarang Injil.

Dalam homilinya Uskup Agustinus menjelaskan bahwa Santo Matius dahulu adalah pribadi yang berdosa namun mau dipakai Allah.

Melihat orang buruk dan jahat seakan-akan tidak ada harapan lagi persis polemik semacam itu masih terjadi sampai saat ini.

Halaman:

Tags

Terkini