religi

Yayasan Martinus De Porres Gelar Drama Tari Signadou di Pontianak, Perayaan Cahaya Iman dalam Tahun Yubileum 2025

Minggu, 16 Februari 2025 | 17:18 WIB
Yayasan Martinus De Porres dan Ordo Dominikan menggelar pertunjukan yang digelar di Taman Budaya, Pontianak, pada 15-16 Februari 2025. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Drama Tari Signadou hadir sebagai perayaan iman yang menggugah hati, menampilkan kisah inspiratif Santo Dominikus dalam gerak, nyanyian, dan doa.

Diselenggarakan oleh Yayasan Martinus De Porres dan Ordo Dominikan, pertunjukan ini akan digelar di Taman Budaya, Pontianak, pada 15-16 Februari 2025.

Baca Juga: Niat Cari Teman Kencan, Malah Jadi Korban Perampokan! Begini Modus Licik Komplotan MiChat di Pontianak

Dengan semangat Tahun Yubileum 2025: Peziarah Pengharapan, acara ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga refleksi mendalam tentang panggilan iman, harapan, dan kasih.

Yayasan Martinus De Porres, lembaga yang dikelola Ordo Dominikan untuk memberikan beasiswa pendidikan, menggelar Drama Tari Signadou di Taman Budaya, Pontianak, pada 15-16 Februari 2025.

Romo Andreas Kurniawan OP menyatakan bahwa pementasan ini bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan perayaan iman dalam semangat Tahun Yubileum 2025: Peziarah Pengharapan.

“Kisah ini menghidupkan kembali semangat Santo Dominikus, Sang Pengkhotbah Cahaya," ujarnya.

Drama Tari Signadou hadir sebagai perayaan iman yang menggugah hati, menampilkan kisah inspiratif Santo Dominikus dalam gerak, nyanyian, dan doa. (Dok. Pontianak Globe)

Ia menjelaskan bahwa Signadou, yang berarti "Tanda dari Tuhan," merujuk pada pengalaman Santo Dominikus melihat bola api ajaib di Prouille -- tanda ilahi yang menjadi awal panggilannya untuk mewartakan kebenaran.

"Cahaya itu adalah panggilan bagi kita semua untuk menjadi penerang, membawa harapan, dan mempersembahkan hidup dalam pelayanan kasih," lanjutnya.

Baca Juga: Heboh! Gisel Dituduh Menggoda Vincent Verhaag, Ini Kata Jessica Iskandar

Warisan Santo Dominikus

Menurut Romo Andrew, sejarah mencatat bahwa kehidupan Santo Dominikus penuh dengan tanda ilahi yang menegaskan misinya:

  • Signadou, tanda dari Tuhan yang membimbing langkah pertamanya.
  • Bintang di dahinya saat pembaptisan, menandakan bahwa ia akan menjadi terang bagi dunia.
  • Anjing dengan obor menyala dalam mimpi ibunya, melambangkan Dominikus sebagai pembawa terang kebenaran.
  • Rosario dari Bunda Maria, senjata doa yang menjadi kekuatan pewartaannya.
  • Pendirian Ordo Pengkhotbah (Dominikan), yang terus berkarya hingga kini.

“Malam ini, cahaya itu bersinar melalui kita semua—dalam pendidikan, pelayanan, dan seni yang dipersembahkan," ujar Romo Andrew.

Baca Juga: Internet Murah Rp100 Ribu untuk 100 Mbps Segera Terwujud, Ini Faktanya!

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur, suster, imam, bomo, Dominikan Awam, serta mahasiswa dari Ngabang dan Pontianak yang berpartisipasi. "Tanpa dukungan penuh kasih dari berbagai pihak, acara ini tak akan terwujud," katanya.

Halaman:

Tags

Terkini